Beranda Jawa Timur Jembatan Gondang 1 Ditutup Total Mulai 25 Mei, Simak Skema Rekayasa Lalu...

Jembatan Gondang 1 Ditutup Total Mulai 25 Mei, Simak Skema Rekayasa Lalu Lintasnya

27
Dok. Redaksi / Jembatan Gondang 1 Tulungagung

TULUNGAGUNG. (KUBUS.ID) – Satlantas Polres Tulungagung mulai mematangkan rekayasa lalu lintas imbas rencana penutupan total Jembatan Gondang 1 pada 25 Mei 2026. Pembangunan jembatan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ini menyebabkan pengalihan arus lalu lintas. Akses utama jalan raya Gondang-Trenggalek tersebut ditutup hingga akhir tahun ini.

KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin mengatakan, proyek fisik tersebut merupakan penggantian struktur jembatan secara menyeluruh. Karena pengerjaannya tidak memungkinkan dilakukan per lajur, maka akses jembatan harus disterilkan sepenuhnya dari aktivitas kendaraan.

“Dalam bulan Mei ini sampai dengan Desember akan dilaksanakan penggantian jembatan, dalam arti pembangunan ulang yang sifatnya total, Jembatan Gondang 1 yang berada di jalan raya Gondang-Trenggalek,” ujarnya.

Bagi kendaraan berat seperti truk roda enam atau ban dobel dari arah Trenggalek, petugas akan mengalihkan arus mulai dari simpang tiga Durenan ke arah selatan menuju Bandung. Kendaraan kemudian diarahkan melewati jalur Pakel, Campurdarat, dan Boyolangu hingga bertemu di simpang empat Tamanan.

“Arus lalu lintas dari arah Trenggalek, terutama roda 6 atau ban dobel ke atas yang tonasenya tinggi, akan diarahkan dari simpang tiga Durenan ke selatan sampai simpang tiga Bandung,” katanya.

Sebaliknya, kendaraan besar dari arah Kediri dan Blitar akan diarahkan melewati simpang tiga Ngujang ke selatan menuju Jepun. Arus lalu lintas dibuat satu arah ke barat melalui simpang empat Tamanan, kemudian diarahkan ke selatan melewati jalur Boyolangu, Campurdarat, dan Pakel untuk menuju Trenggalek.

Zainudin menambahkan, kendaraan kecil atau roda dua memiliki pilihan jalur alternatif yang lebih fleksibel melalui wilayah Malasan hingga tembus ke simpang tiga Kalangbret atau Kecamatan Gondang. Petugas juga melarang kendaraan besar dari arah Karangrejo untuk langsung menuju selatan lewat Jethakan karena keterbatasan lebar jalan.

“Untuk roda 2 atau roda 4 kecil dari arah Kediri/Blitar, bisa ambil simpang empat Tamanan terus ke barat sampai simpang tiga Kalangbret lalu ke selatan arah Cabe,” jelasnya.

Mengenai jadwal pengerjaan, pihak kepolisian telah menerima garis waktu resmi dari pelaksana proyek. Masa pengerjaan direncanakan berlangsung hingga penghujung November, dengan tambahan waktu untuk proses sterilisasi lokasi sebelum dibuka kembali.

“Penutupan direncanakan tanggal 25 Mei ini. Berdasarkan timeline, pengerjaan direncanakan sampai tanggal 30 November 2026. Namun ada masa tenggang untuk sterilisasi sampai 11 Desember,” paparnya.

Sebelum penutupan total diterapkan, Satlantas Polres Tulungagung bersama Forum LLAJ akan melakukan rapat sosialisasi lanjutan. Pertemuan tersebut dijadwalkan pekan depan dengan melibatkan jajaran camat di wilayah terdampak guna memastikan kesiapan jalur alternatif.

“Dalam minggu depan akan ada joint meeting dan rapat sosialisasi kepada pemangku wilayah agar tahu jalur yang dilewati di wilayah masing-masing,” tegasnya. (dit)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini