KUBUS.ID – Sistem CCTV milik Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung di belasan titik simpang kini sedang dalam proses perbaikan sistem. Langkah ini diambil menyusul adanya gangguan teknis yang membuat akses pantauan publik terhenti sementara waktu. Pihak dinas menargetkan layanan informasi lalu lintas tersebut normal kembali dalam beberapa hari kedepan.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto menjelaskan bahwa kendala pada akses kamera pengawas tersebut sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini, tim teknis sedang fokus melakukan pemeliharaan serta pemutakhiran sistem agar performa pantauan menjadi lebih optimal saat digunakan kembali oleh masyarakat.
“Jadi kami sampaikan bahwa untuk saat ini Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung sedang melaksanakan pemeliharaan, maintenance,” kata Panji.
Menurutnya, pemeliharaan ini sangat diperlukan mengingat adanya kendala sistem yang menghambat fungsi utama alat tersebut. Upaya peningkatan sistem dilakukan agar ke depannya CCTV di seluruh wilayah perkotaan Tulungagung dapat diakses kembali tanpa gangguan teknis yang berarti.
“Supaya untuk CCTV yang ada di Tulungagung nanti bisa berfungsi normal kembali,” ucapnya.
Panji menambahkan bahwa keberadaan CCTV ini merupakan fasilitas layanan publik yang bertujuan membantu pengguna jalan memantau kondisi arus lalu lintas secara langsung. Dengan adanya akses pantauan di 18 titik simpang, masyarakat diharapkan dapat menghindari area yang sedang mengalami antrean panjang atau kemacetan.
Terkait waktu penyelesaian, pihak Dishub optimis perbaikan sistem pusat ini tidak akan memakan waktu lama sehingga akses melalui website bisa segera dibuka kembali untuk umum.
“Mungkin dua atau tiga hari ini akan bisa berfungsi normal,” tegas Panji.
Selain fokus pada perbaikan sistem pusat, Panji membeberkan bahwa pihaknya juga telah memetakan beberapa unit kamera yang mengalami kerusakan fisik di lapangan. Unit-unit yang mati tersebut juga masuk dalam agenda perbaikan secara bertahap pada tahun ini untuk memastikan cakupan pantauan tetap luas.
“Kalau CCTV memang ada beberapa yang mati dan itu juga akan kita perbaiki tahun ini,” tandasnya.
Dia meminta masyarakat untuk bersabar selama proses sinkronisasi sistem ini berlangsung. Jika perbaikan berjalan sesuai jadwal, dalam waktu dekat seluruh layar pantau di belasan simpang tersebut akan kembali aktif dan bisa diakses melalui kanal resmi milik Dinas Perhubungan.
“Jadi ketika sistem ini sudah diperbaiki semua nanti bisa dilihat kembali,” jelasnya.(dit/stm)































