
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Bersama Kementerian Sosial RI, Pemkot Kediri menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada ratusan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Kediri, Kamis (26/2/2026).
Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri perwakilan Sentra Terpadu Kartini Temanggung serta Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp516 juta dan diperuntukkan bagi 215 PPKS di Kota Kediri. Bantuan ini menyasar kelompok prioritas, meliputi 83 lanjut usia (lansia), 65 penyandang disabilitas, 34 anak-anak, serta 32 orang dengan HIV (ODHIV).
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, menjelaskan bahwa setiap penerima manfaat memperoleh bantuan barang senilai Rp2.400.000. Bantuan tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima agar tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat.
“Masyarakat kelompok rentan dari Desil 1–5 menerima bantuan senilai Rp2.400.000 per orang. Kami menyesuaikan jenis barang dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga lebih efektif dan tepat guna,” ujar Imam.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
- Kebutuhan dasar: beras, minyak goreng, roti, susu, hingga paket bayi.
- Perlengkapan rumah tangga: kasur, bantal, kipas angin, kompor gas lengkap dengan selang dan regulator, serta lemari besi.
- Kebutuhan personal: pakaian, handuk, pasta gigi, dan sabun.
- Perlengkapan pendidikan dan ibadah: meja belajar lipat, tas sekolah, sajadah, dan mukena.
Program ATENSI ini dinilai tepat waktu, terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Bantuan berupa barang kebutuhan sehari-hari diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi keluarga pada Desil 1 hingga Desil 5 agar tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka.
“Di tengah harga kebutuhan pokok yang meningkat, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat rentan dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkas Imam.
Melalui sinergi antara Kemensos RI, Sentra Terpadu Kartini, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan Pemkot Kediri, diharapkan kesejahteraan sosial masyarakat Kota Kediri terus meningkat serta tidak ada lagi kelompok rentan yang terabaikan.(atc/adr)
































