
KEDIRI, (KUBUS.ID) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memastikan kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan secara nyata oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Melalui kegiatan social riding bersama jajaran Forkopimda, Mas Dhito kembali turun langsung ke lapangan untuk menemui warga yang masuk kategori desil 1 hingga 4 guna melihat kondisi riil sekaligus memastikan kebutuhan mereka dapat terpenuhi.
Mengendarai sepeda motor bersama rombongan Forkopimda, Mas Dhito menyambangi kediaman Mbah Minem (66), warga Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, yang sehari-hari berjualan bunga tabur untuk kebutuhan ziarah. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kediri didampingi Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Di rumah sederhana yang ditempatinya, Mbah Minem hidup bersama anak bungsunya, Iswati (42), yang sedang mengalami gangguan kesehatan, seorang cucu yang masih bersekolah, serta adiknya, Minah (60), yang memiliki kebutuhan khusus. Kondisi tersebut membuat Mbah Minem menjadi tulang punggung keluarga dengan mengandalkan penghasilan dari berjualan bunga tabur.
Meski telah menerima bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Mas Dhito menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan tambahan sesuai kebutuhan keluarga yang bersangkutan.
Dalam kesempatan itu, Mas Dhito bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako dan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga Mbah Minem.
“Mbah Minem ini sehari-hari berjualan bunga tabur, dan memang penjualan paling ramai biasanya pada hari Kamis,” ujar Mas Dhito saat berdialog dengan warga, Kamis (21/5).
Menurut Mas Dhito, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif. Pemerintah Kabupaten Kediri juga akan menyiapkan program pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat memiliki peluang meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.
“Nanti Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan menindaklanjuti kebutuhan yang diperlukan keluarga Mbah Minem, baik berupa bantuan usaha maupun pendampingan yang sesuai,” jelasnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada cucu Mbah Minem yang saat ini masih duduk di bangku kelas VIII SMP. Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, pemerintah daerah akan memfasilitasi bantuan pendidikan guna mendukung keberlangsungan sekolahnya.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu membawa kebahagiaan tersendiri bagi Mbah Minem. Dengan penuh haru, ia mengaku tidak menyangka rumahnya didatangi langsung oleh bupati.
“Seneng sanget kulo ditekani bupati,” ungkap Mbah Minem dengan wajah bahagia.
Untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Dari hasil komunikasi tersebut diketahui beberapa kebutuhan mendesak keluarga Mbah Minem, salah satunya adalah pompa air.
“Tadi Pak Lurah sudah menyampaikan beberapa kebutuhan keluarga, salah satunya pompa air. Selebihnya nanti akan kami upayakan untuk dipenuhi,” kata Mas Dhito.
Dalam kegiatan social riding tersebut turut hadir Kapolresta Kediri Anggi Saputra Ibrahim, Kapolres Kediri Bramastyo Priaji, serta Dandim 0809/Kediri Dhavid Nur Hadiansyah.
Mas Dhito menegaskan, kegiatan bersama Forkopimda akan terus dilakukan sebagai bentuk penguatan sinergi antarlembaga sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Sinergi Forkopimda yang selama ini terjalin dengan baik akan terus kami jaga. Melalui kegiatan seperti ini kami bisa melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan intervensi bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” tegas Mas Dhito.
Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mengurangi angka kemiskinan secara berkelanjutan. (atc)






























