Beranda Kediri Raya Puluhan Calon Pengantin Mengaku Tertipu Wedding Organizer Bodong, Pelaku Terjerat Utang

Puluhan Calon Pengantin Mengaku Tertipu Wedding Organizer Bodong, Pelaku Terjerat Utang

672

MOJOKERTO, (KUBUS.ID) –  Sejumlah orang mengaku menjadi korban penipuan Wedding Organizer (WO) dan catering di lingkungan Suromulang, Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/4).

Para korban yang mayoritas berasal dari Kota Surabaya dan Mojokerto itu menuntut pertanggungjawaban dari pemilik terkait kejelasan dana yang sudah mereka setorkan. Mereka mendesak agar uang Down Payment (DP) jasa pernikahan tersebut segera dikembalikan.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 29 orang mengaku menjadi korban dugaan penipuan jasa pernikahan ini dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Perwakilan korban, Nia Paramita (30) warga Waru, Sidoarjo, mengatakan, kejadian ini bermula saat dirinya bersama calon suami kepincut promo dan harga murah catering pernikahan dari vendor KAMUYA saat pameran di Delta Plaza Surabaya tahun 2025 lalu.

Usai mencicipi makanan dari catering ini dan merasa cocok, korban dihubungi melalui WhatsApp (WA) untuk membayar DP minimal 30 persen dari total pesanan catering makanan. Harga khusus ini sebagai promo pameran, di luar event DP hanya sekitar Rp 2 juta.

“Saya akhirnya bayar Rp 6 juta untuk dapat promo pameran. Kemudian setelah agak lama dihubungi lagi, menawarkan promo dengan berbagai bonus. Pelunasan pada Bulan Oktober 2025, total kerugian saya Rp 17.750.000,” ujar Nia saat dijumpai di lokasi, Kamis.

Beberapa bulan setelah pelunasan, Nia kembali dihubungi suami dari pemilik WO melalui telepon, pada Hari Minggu, 29 Maret 2026, yang bersangkutan mengabarkan terkait kondisi keuangan manajemen minus sehingga tidak dapat memenuhi catering dalam pernikahannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Nia, pemilik WO inisal PAH (26) terlilit utang, sehingga diduga memakai uang dari para kliennya untuk membayar pinjaman.

“Nah, dari informasi ternyata dia punya masalah keuangan sejak tahun 2022. Sedangkan, dealnya dengan saya tahun 2025 kan beda beberapa tahun. Dia ada rencana itu (Menipu, Red) atau bagaimana kita tidak tahu,” bebernya. (TRIBUN/far)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini