Beranda Kediri Raya Kuota Sembelih RPH Kediri Turun, DKPP: Takmir Masjid Kini Mandiri Berkat Pelatihan...

Kuota Sembelih RPH Kediri Turun, DKPP: Takmir Masjid Kini Mandiri Berkat Pelatihan Juleha

516
Petugas RUmah Pemotongan Hewan (RPH) Kabupaten Kediri. (redaksi)

Kediri, (KUBUS.ID) – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mencatat penurunan jumlah hewan kurban yang didaftarkan di Rumah Potong Hewan (RPH) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Hingga Jumat (22/5/2026), baru tercatat tiga ekor hewan kurban yang terdaftar, berbanding terbalik dengan tahun lalu yang mencapai 11 ekor pada hari pertama.

Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih, menegaskan bahwa penurunan ini bukan indikasi lesunya aktivitas kurban, melainkan dampak positif dari masifnya pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di tingkat desa, kecamatan, hingga takmir masjid.

“Berkurangnya jumlah hewan kurban yang disembelih di RPH salah satunya karena saat ini sudah banyak perwakilan kecamatan maupun takmir masjid yang mengikuti pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Mereka sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam melaksanakan penyembelihan sesuai syariat dan kaidah kesehatan hewan,” ujar Tutik saat dikonfirmasi.

Faktor lain yang memengaruhi penurunan di RPH adalah tingginya permintaan masyarakat agar pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan langsung secara jemput bola di lokasi penyembelihan, seperti masjid dan musala.

Merespons tren tersebut, DKPP telah menyiagakan petugas di berbagai wilayah Kabupaten Kediri untuk melakukan pemeriksaan antemortem (sebelum disembelih) serta memberikan pendampingan teknis.

“Banyak masyarakat yang meminta petugas DKPP melakukan pemeriksaan hewan kurban di masjid dan musala tempat penyembelihan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin baik terhadap pentingnya kesehatan hewan dan keamanan produk hasil kurban,” jelas Tutik.

Kendati pengawasan kini lebih banyak bergeser ke lingkungan masyarakat, RPH Kabupaten Kediri dipastikan tetap membuka layanan dan menyiagakan fasilitas hingga hari pelaksanaan kurban.

“Kemungkinan mendekati hari pelaksanaan kurban masih ada masyarakat yang memilih menyembelihkan hewannya di RPH. Karena itu kami tetap menyiapkan fasilitas dan petugas untuk memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Melalui strategi penyiapan petugas lapangan dan optimalisasi RPH ini, DKPP Kabupaten Kediri berkomitmen memastikan seluruh proses pelaksanaan ibadah kurban di wilayahnya memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). (atc/nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini