Beranda Jawa Timur RPH Kediri Pastikan Kurban Higienis Sesuai Syariat

RPH Kediri Pastikan Kurban Higienis Sesuai Syariat

2

KEDIRI, KUBUS.ID – Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kediri mencatat aktivitas penyembelihan hewan kurban pada momen Iduladha 1447 Hijriah berjalan dengan lancar. Sejak hari pertama hingga hari kedua pelaksanaan ibadah kurban, fasilitas pemotongan milik pemerintah daerah ini telah melayani penyembelihan puluhan ekor hewan. Komoditas yang mendominasi prosesi ini tetap didominasi oleh hewan besar jenis sapi serta beberapa ekor kambing.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, jumlah hewan kurban yang ditangani oleh RPH Kota Kediri pada tahun ini tidak mengalami fluktuasi yang terlalu tajam jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada momen Iduladha kali ini, pihak pengelola menyembelih kurang lebih sebanyak 30 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Angka tersebut terbilang stabil dan konsisten dengan tren peribadatan masyarakat kota setempat dari tahun ke tahun.

Jika menilik data pada Iduladha tahun lalu, RPH Kota Kediri tercatat melayani penyembelihan sebanyak 29 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Melalui perbandingan tersebut, terlihat bahwa kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan jasa jagal resmi di RPH tetap terjaga dengan baik. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa proses pemotongan hewan kurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam serta standar higienitas yang ketat.

Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kediri, Hariyanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran operasional selama hari raya kurban. Ia menyebutkan bahwa momentum keagamaan ini selalu memicu lonjakan aktivitas yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan operasional pada hari-hari biasa. Kenaikan volume kerja ini sudah diantisipasi oleh seluruh jajaran petugas sejak jauh-jauh hari.

“Alhamdulillah Iduladha menjadi momen luar biasa setiap tahunnya, karena permintaan penyembelihan bisa naik 100 persen jika dibandingkan dengan hari biasanya. Jika hari biasa 5 sampai 10 ekor di momen ini bisa 15 sampai 20 ekor sehari,” kata Hariyanto.

Mengingat kapasitas maksimal RPH yang dibatasi hingga 30 ekor hewan dalam satu hari penyembelihan, Hariyanto juga memberikan imbauan strategis kepada warga. Ia menyarankan agar masyarakat atau panitia kurban yang ingin memanfaatkan jasa RPH melakukan pendaftaran lebih awal. Langkah inden atau pemesanan kuota sejak jauh hari sangat diperlukan guna mengantisipasi penumpukan antrean dan lonjakan permintaan yang berlebih.

Di sisi kesehatan hewan, proses pemeriksaan ketat dilakukan di setiap lini operasional RPH. Tenaga kesehatan RPH Kota Kediri, drh. Bahtiar, menyampaikan bahwa secara umum seluruh hewan kurban yang masuk berada dalam kondisi yang sehat dan layak konsumsi. Kendati demikian, petugas sempat menemukan adanya kasus cacing hati (Fasciola hepatica) pada tiga ekor sapi yang disembelih pada hari pertama.

“Sejauh ini dari seluruh hewan yang disembelih dalam keadaan sehat, meskipun ada temuan tiga sapi yang terdapat cacing hati. Ia menekankan pada dasarnya pemeriksaan hewan kurban ada dua Anti Mortem (sebelum disembelih) dan pos mortem (setelah disembelih), tekait adanya temuah cacing hati merupakan bagian dari pos mortem dan secara keseluruhan sudah tertangani dengan baik,” jelas Bahtiar.

Lebih lanjut, Bahtiar menenangkan masyarakat agar tidak perlu panik atau khawatir secara berlebihan mengenai temuan medis tersebut karena bagian yang terinfeksi sudah diisolasi dan diamankan oleh petugas. Ia berpesan masyarakat tidak perlu khawatir karena temuan cacing itu masih dalam taraf aman, sehingga tidak berpengaruh ke daging hewan selain itu juga masyarakat tetap disarankan untuk tetap memasak daging dengan hati-hati dan dimasak dengan cara yang benar agar tetap aman untuk dikonsumsi.(sof/ikj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini