Kediri, (KUBUS.ID) – Kepedulian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terhadap warga yang menghadapi kesulitan ekonomi kembali diwujudkan melalui bantuan pemberdayaan usaha bagi keluarga Sholikah (50) dan suaminya, Putut Sri Harmisworo (56), warga Jalan Kembang Kuning, Kecamatan Kandat.
Pasangan tersebut selama ini menjalani kehidupan sederhana sambil mengasuh tiga cucu yang masih balita dan usia sekolah. Di tengah keterbatasan ekonomi, mereka tetap berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dengan mengandalkan usaha jasa penggilingan bumbu, kopi, dan kelapa serta pekerjaan sebagai buruh tani.
Perjuangan keluarga itu mendapat perhatian langsung dari Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito. Setelah melakukan kunjungan dan bertemu langsung dengan keluarga tersebut pada 7 Mei 2026 lalu, Mas Dhito menindaklanjuti dengan memberikan bantuan usaha guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Sebagai bentuk realisasi perhatian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) menyalurkan sejumlah bantuan usaha yang dapat langsung dimanfaatkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kopusmik Kabupaten Kediri, Santoso, menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan arahan langsung dari Bupati Kediri untuk membuka peluang usaha baru yang lebih produktif bagi keluarga Sholikah.
“Bantuan dari Mas Bupati berupa rombong kontainer lengkap dengan perlengkapan pendukung serta bahan yang dapat langsung digunakan untuk memulai usaha penjualan minuman. Kami berharap bantuan ini menjadi langkah awal yang mampu memperkuat perekonomian keluarga secara berkelanjutan,” ujar Santoso.
Selain sarana usaha, bantuan juga mencakup bahan baku berupa kacang tanah dan beras ketan yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha sambal pecel dan madumongso yang selama ini sesekali dikerjakan Sholikah guna menambah penghasilan keluarga.
Menurut Santoso, perhatian yang diberikan Bupati Kediri tidak hanya sebatas bantuan peralatan, namun juga sebagai bentuk dorongan agar keluarga penerima bantuan memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar menjadi harapan baru bagi keluarga Ibu Sholikah. Pemerintah Kabupaten Kediri juga siap melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Sholikah mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Bupati Kediri. Di tengah menurunnya pendapatan dari usaha penggilingan bumbu yang selama ini menjadi andalan, bantuan tersebut dinilai menjadi peluang baru untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan ketiga cucunya.
Perempuan yang kini mengasuh Arvino (7) serta adik kembarnya Arcelio dan Arsenio yang berusia 2 tahun 5 bulan itu mengaku bantuan tersebut memberikan semangat baru bagi keluarganya untuk terus bertahan dan bangkit.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Rencananya nanti saya berjualan di depan rumah sehingga tetap bisa mengawasi dan mengasuh cucu-cucu,” ungkap Sholikah.
Ia berharap usaha yang akan dijalankan dapat berkembang dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarganya. Dengan dukungan dan pendampingan dari Pemerintah Kabupaten Kediri, Sholikah optimistis dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebagai jalan usaha baru untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi ketiga cucunya.
Program bantuan ini menjadi salah satu wujud komitmen Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga rentan yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan secara mandiri.(atc)































