KEDIRI, (KUBUS.ID) – Akselerasi produktivitas ditunjukkan Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo dalam musim giling 2026. Baru memasuki hari ke-52, pabrik gula di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) tersebut sudah berhasil melumat 3 juta kuintal tebu. Capaian ini menjadi bahan bakar optimisme tersendiri bagi manajemen dan petani mitra.
Bukan tanpa alasan. Musim giling tahun ini, PG Ngadiredjo mematok target yang cukup ambisius: menggiling 11 juta kuintal tebu. Artinya, masih ada sisa 8 juta kuintal tebu yang harus diselesaikan dalam sisa masa giling yang dijadwalkan berlangsung hingga 200 hari ke depan.
General Manager PG Ngadiredjo Faiz Humami mengungkapkan, capaian 3 juta kuintal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi di lapangan antara tim internal pabrik dan para petani berjalan solid. Namun, dia enggan timnya cepat puas. “Tentu ini harus disyukuri. Tapi kami langsung pasang target berikutnya. Kami berharap capaian menuju 4 juta kuintal bisa diraih lebih cepat lagi,” ujar Faiz, Selasa (7/7).
Faiz memastikan, sejauh ini pasokan bahan baku tebu (BBT) ke pabrik masih berjalan sangat lancar. Dia optimistis ritme positif ini bisa terjaga hingga akhir musim giling. “Kami mohon doa restunya agar seluruh proses giling berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti, dan semua target yang dicanangkan bisa jebol,” tegasnya.
Tahun ini, PG Ngadiredjo memang sengaja menaikkan standar permainan. Target giling 11 juta kuintal tebu tersebut diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 80 ribu ton gula kristal putih. Angka ini naik signifikan dibanding musim lalu yang mencatatkan produksi 70 ribu ton gula dari hasil giling 10,6 juta kuintal tebu.
Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Sabar menambahkan, kunci utama untuk merealisasikan target besar tersebut ada di tangan petani. Sebab, lebih dari 90 persen pasokan bahan baku tebu di PG Ngadiredjo disumbang oleh petani kemitraan (tebu rakyat).
“Melihat loyalitas dan dukungan dari para petani mitra saat ini, kami sangat optimistis target 11 juta kuintal tebu dan 80 ribu ton gula itu bukan hal yang mustahil untuk dicapai,” tandas Sabar.(adr)































