Beranda Kediri Raya Satu Jemaah Haji Asal Kabupaten Kediri Masih Dirawat di Makkah

Satu Jemaah Haji Asal Kabupaten Kediri Masih Dirawat di Makkah

414
Mahfudzia Afindis, Kepala Seksi (Kasi) Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kediri. (dok. Pribadi)

Kediri (KUBUS.ID) – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Kediri hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi setelah seluruh rombongan haji asal daerah tersebut telah kembali ke Indonesia.

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri,  Afin Afindis, mengatakan saat ini hanya tersisa satu jemaah asal Kabupaten Kediri yang masih berada di Tanah Suci.

“Jemaah haji kita yang masih tertinggal di Makkah saat ini tinggal satu orang,” kata  Afin Afindis saat wawancara di Radio ANDIKA.

Jemaah tersebut adalah Norma Asrining Sukma (48), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil visitasi tim pada 26 Juni 2026, Norma masih menjalani perawatan di ruang ICU lantai 2, Bed 21, Al Noor Specialist Hospital, Makkah.

Ia didiagnosis mengalami severe pneumonia disertai acute respiratory distress syndrome (ARDS). Saat ini pasien masih menggunakan ventilator, selang makan (NGT), serta mendapatkan terapi melalui infus. Kondisinya dilaporkan masih kritis.

 Afin mengatakan pihaknya terus berupaya memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi Norma. Namun, akses pembaruan data kesehatan dari sistem pemantauan haji saat ini sudah terbatas.

“Informasi terakhir yang kami terima, kondisinya masih sama, masih di ICU dengan ventilator. Belum ada perkembangan yang signifikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum berangkat menunaikan ibadah haji, Norma tidak memiliki riwayat penyakit yang mengkhawatirkan. Hasil pemeriksaan kesehatan juga tidak menunjukkan adanya keluhan serius.

“Dari informasi dokter dan hasil penelusuran kami, sebelumnya beliau sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit tertentu,” katanya.

 Afin menambahkan, Norma berangkat haji tanpa didampingi keluarga. Sesuai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji, jemaah lain dalam rombongan tetap harus melanjutkan perjalanan dan kembali ke Indonesia sesuai jadwal meski ada anggota kloter yang masih menjalani perawatan.

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri juga telah berkomunikasi dengan suami Norma. Keluarga berharap kondisi Norma segera membaik sehingga dapat pulih dan kembali ke Indonesia.

“Keluarga tentu berharap ada kabar baik, semoga Ibu Norma segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga,” pungkas Afin. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini