Kediri, (KUBUS.ID) – Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Pabrik Gula (PG) Meritjan terus membuktikan keseriusannya dalam menjaga ekosistem kualitas air dan udara di lingkungan sekitar. Perusahaan secara rutin melakukan pengecekan berkala serta berkoordinasi aktif dengan masyarakat setempat guna memastikan operasional pabrik tetap selaras dengan pelestarian lingkungan hidup.
Tites Agung Priyono, General Manager PG Meritjan memastikan mengelola output air secara profesional melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terintegrasi. Untuk menjamin akurasi, pengecekan kualitas air dilakukan secara rutin oleh Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas output air industri PG Meritjan telah memenuhi standar baku mutu air limbah pabrik gula yang ditetapkan.
Komitmen mutu ini juga diperkuat dengan perolehan sertifikasi bergengsi bagi perusahaan. “Alhamdulilah kami bersertifikat sistem manajemen mutu sesuai standar SNI ISO 9001:2015 untuk ruang lingkup produksi gula kristal putih,” ujar Tites.
Tites menegaskan, manajemen selalu menempatkan kepedulian terhadap kualitas lingkungan sebagai prioritas utama. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji kualitas air yang senantiasa terjaga di bawah standar baku mutu. Upaya ini dilakukan agar operasional pabrik tidak memberikan dampak negatif bagi area di sekitar wilayah operasional.
Selain kualitas air, PG Meritjan juga sangat memperhatikan kualitas udara di lingkungan pabrik. Pengecekan rutin dilakukan oleh UPT Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur dengan mengukur kualitas udara serta uji emisi cerobong boiler. ” Hasilnya, seluruh parameter masih dalam kadar aman dan berada di bawah baku mutu,” terangnya.
Output air dari PG Meritjan terbukti aman karena mengandung bahan organik yang justru memberikan manfaat bagi lahan pertanian. Manfaat ini telah dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya dibuktikan dengan adanya permintaan dari Gapoktan Desa Gondanglegi yang sudah bertahun-tahun memanfaatkan out put air dari PG Meritjan untuk kebutuhan pengairan sawah.
General Manager PG Meritjan Tersebut menambahkan, di musim giling tahun ini, PG Meritjan berupaya mengoptimalkan operasionalnya, baik dari sisi target kinerja maupun keselamatan lingkungan. Sebagai industri vital, PG Meritjan juga berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian daerah.
“Alhamdulillah hadirnya PG Meritjan turut membantu menghidupkan roda perekonomian masyarakat sekitar, bahkan PG Meritjan mampu menyerap ribuan tenaga kerja yang ikut terlibat, mulai tebang angkut hingga bagian produksi,” jelasnya.
Dukungan warga pun mengalir, salah satunya dari Rina Maria Astuti, warga Dermo, yang mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pabrik ini. Selain menjadi penopang ekonomi keluarga, ketersediaan air dari pabrik sangat membantu aktivitas pertanian warga. “Dengan keberadaan pabrik masyarakat sangat terbantu, karena menjadi sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga. Semoga PG Meritjan terus berkembang serta selalu memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” harapnya.
Dengan komitmen berkelanjutan terhadap standar kualitas dan keberpihakan pada lingkungan serta kesejahteraan masyarakat, PG Meritjan siap melangkah lebih maju sebagai pilar industri yang tidak hanya produktif, namun juga memberikan dampak positif yang nyata bagi ekosistem dan ekonomi lokal di Kediri secara berkelanjutan. (sof)































