KEDIRI, (KUBUS.ID) – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri terus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban selama momentum Iduladha 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan daging kurban yang diterima masyarakat aman, sehat, utuh, dan halal untuk dikonsumsi.
Dalam pelaksanaannya, DKPP Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan antem mortem dan post mortem terhadap hewan kurban yang akan maupun telah disembelih. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di berbagai titik penyembelihan di wilayah Kabupaten Kediri.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, DKPP Kabupaten Kediri menerjunkan tim gabungan bersama 24 mahasiswa Universitas Airlangga yang disebar di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.
Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Kediri, drh. Istar Abadi, M.Agr, mengatakan pendampingan penyembelihan hewan kurban menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan asal hewan di tengah masyarakat.
“Pendampingan dalam penyembelihan hewan kurban akan terus dilakukan untuk keamanan masyarakat dalam menerima daging hewan kurban,” ujar drh. Istar Abadi, M.Agr.
Ia menjelaskan, pemeriksaan antem mortem dilakukan sebelum hewan disembelih untuk memastikan kondisi kesehatan hewan layak kurban. Sementara pemeriksaan post mortem dilakukan setelah penyembelihan guna mengetahui kondisi organ dan daging hewan agar aman dikonsumsi.
“Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mengetahui hewan kurban tersebut dalam kondisi sehat sehingga aman untuk dikonsumsi,” tambahnya.
DKPP Kabupaten Kediri berharap, pengawasan yang dilakukan selama Iduladha dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menerima maupun mengonsumsi daging kurban. Selain itu, keterlibatan mahasiswa juga menjadi bentuk edukasi dan pengalaman lapangan dalam pengawasan kesehatan hewan kurban secara langsung.(atc)






























