Beranda Kediri Raya Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah, Bupati Kediri Mas Dhito Pacu Inovasi Peningkatan PAD

Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah, Bupati Kediri Mas Dhito Pacu Inovasi Peningkatan PAD

2393

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui berbagai strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Mas Dhito saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Kediri.

Menurut Mas Dhito, peningkatan PAD menjadi salah satu langkah strategis yang terus didorong untuk memperkuat kemampuan daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan secara mandiri.

“Kemandirian fiskal daerah akan terus kami dorong melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Ini menjadi bagian penting agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih luas dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mas Dhito.

Dalam upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan berbagai langkah terukur, mulai dari intensifikasi penerimaan daerah hingga penggalian potensi sumber-sumber PAD yang selama ini belum tergarap secara optimal. Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan kemudahan layanan pembayaran pajak secara daring guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wajib pajak.

Optimalisasi basis data potensi PAD, pajak daerah, serta retribusi daerah juga menjadi perhatian serius. Langkah tersebut diperkuat dengan sosialisasi regulasi terkait pajak dan retribusi daerah, serta peningkatan pengawasan melalui sistem digitalisasi pelaporan pajak oleh para wajib pajak.

Tak hanya itu, Mas Dhito juga menekankan pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. Karena itu, evaluasi dan penyesuaian regulasi BUMD terus dilakukan agar kinerjanya semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap PAD.

Saat ini, sejumlah BUMD milik Pemerintah Kabupaten Kediri seperti Margomulyo, Canda Bhirawa, dan PDAM tengah mengalami kekosongan jabatan direktur. Untuk mengisi posisi tersebut, Mas Dhito menegaskan akan memilih figur-figur profesional yang memiliki komitmen kuat terhadap target kinerja perusahaan.

“Ke depan, jabatan direktur akan diisi oleh orang-orang yang siap bekerja dengan target yang jelas. Mereka harus berani menandatangani kontrak kinerja. Jika dalam jangka waktu tertentu target yang telah disepakati tidak tercapai, maka konsekuensinya harus siap mundur,” tegasnya.

Melalui berbagai inovasi dan langkah strategis tersebut, Mas Dhito optimistis kemandirian fiskal Kabupaten Kediri dapat terus meningkat. Dengan PAD yang semakin kuat, pemerintah daerah memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(atc/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini