Beranda Kediri Raya Wali Kota Kediri Ajak 10 Ribu Anggota Pramuka Jadi Penggerak Ketahanan Pangan...

Wali Kota Kediri Ajak 10 Ribu Anggota Pramuka Jadi Penggerak Ketahanan Pangan dan Petani Muda Masa Depan

8

Kediri (KUBUS.ID) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan zaman, salah satunya memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Apel Akbar Pramuka Penggerak Ketahanan Pangan 2026 bertema “Benteng Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

Kegiatan yang diikuti sekitar 10.000 anggota Pramuka tingkat SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA se-Kota Kediri itu menjadi bukti besarnya semangat kepramukaan di Kota Kediri dalam mendukung pembangunan karakter sekaligus kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka, mulai dari para pembina, guru, Pamong Saka hingga seluruh pengurus yang terus menjadikan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka, para pembina, guru, Pamong Saka, serta seluruh pihak yang terus menjadikan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda,” ujar Vinanda.

Menurutnya, Pramuka saat ini tidak hanya identik dengan kegiatan berkemah, baris-berbaris, maupun keterampilan tali-temali. Lebih dari itu, Pramuka harus mampu menjadi motor penggerak dalam menghadapi persoalan global, termasuk isu ketahanan pangan.

“Di tengah perubahan iklim, berkurangnya lahan pertanian, dan meningkatnya kebutuhan pangan, isu ketahanan pangan bukan lagi menjadi urusan petani atau pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Vinanda juga mengapresiasi pelaksanaan Program Pramuka Produktif Ketahanan Pangan yang digagas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dan telah diimplementasikan dengan baik oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri. Program tersebut bahkan mendapat apresiasi langsung dari jajaran Kwarda Jawa Timur saat meninjau lokasi Pramuka Produktif di Kota Kediri beberapa waktu lalu.

Ia menilai, regenerasi petani menjadi kebutuhan penting di masa depan. Karena itu, anggota Pramuka didorong untuk mulai mengenal dunia pertanian modern yang kini telah memanfaatkan berbagai teknologi seperti hidroponik, vertikultur hingga smart farming.

“Pertanian saat ini sudah memanfaatkan teknologi modern. Karena itu, melalui Pramuka Produktif kita ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sekaligus mencetak lebih banyak petani muda Indonesia,” katanya.

Vinanda mengajak setiap gugus depan memanfaatkan lahan yang tersedia, baik di lingkungan sekolah maupun pekarangan yang belum produktif, untuk dijadikan kebun sayur, kebun buah maupun budidaya ikan sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.

“Saya berharap setelah apel akbar ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Setiap gugus depan memiliki lahan produktif, setiap sekolah memiliki kebun pangan, dan setiap anggota Pramuka memiliki keterampilan menanam serta memanfaatkan pekarangan,” ungkapnya.

Selain menjadi Pramuka yang produktif, Vinanda juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter, kedisiplinan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, identitas seorang Pramuka tidak hanya terlihat dari seragam yang dikenakan, tetapi juga tercermin dari sikap dan perilaku.

“Jadilah Pramuka yang keren, rapi, disiplin, percaya diri, dan berkarakter. Ketika adik-adik mampu memberikan teladan yang baik, maka akan semakin banyak generasi muda yang bangga dan tertarik aktif dalam Gerakan Pramuka,” pesannya.

Menutup sambutannya, Wali Kota berharap Gerakan Pramuka Kota Kediri terus menjadi tempat lahirnya generasi muda yang berkarakter, produktif, inovatif, serta siap menjadi pemimpin masa depan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.(atc/nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini