Beranda Kediri Raya OJK Kediri Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, Dorong Lahirnya Agen Edukasi Keuangan Keluarga

OJK Kediri Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, Dorong Lahirnya Agen Edukasi Keuangan Keluarga

0
Ismirani Saputri Kepala OJK Kediri talkhsow di Radio ANDIKA. (Foto. Redaksi)

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan di masyarakat melalui Program Penguatan Literasi Keuangan Perempuan. Program ini menjadi bagian dari dukungan OJK terhadap target nasional untuk mencetak enam juta perempuan sebagai agen literasi keuangan yang mampu menyebarluaskan pemahaman pengelolaan keuangan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Selain berperan sebagai pengelola keuangan rumah tangga, perempuan juga menjadi sosok yang berpengaruh dalam membentuk kebiasaan dan pola pikir keuangan generasi berikutnya.

Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan perempuan merupakan langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan serta terhindar dari berbagai risiko keuangan ilegal.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga. Ketika seorang perempuan memahami pengelolaan keuangan dengan baik, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan dirinya sendiri, tetapi juga anak-anak dan seluruh anggota keluarga. Mengedukasi satu perempuan sama dengan mengedukasi satu generasi, karena ilmu tersebut akan diteruskan kepada anak dan keluarganya,” ujarnya.

Sebagai bentuk implementasi program, OJK Kediri akan menggandeng Tim Penggerak PKK serta berbagai lembaga jasa keuangan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi keuangan hingga ke tingkat desa dan komunitas.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga, perencanaan keuangan, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, hingga kewaspadaan terhadap investasi dan pinjaman ilegal.

Tidak berhenti pada kegiatan edukasi langsung, OJK Kediri juga menyiapkan skema Training of Trainers (ToT) guna mencetak kader-kader literasi keuangan yang nantinya dapat menjadi narasumber di daerah masing-masing. Program ini direncanakan akan diperluas ke 13 kabupaten/kota di wilayah kerja OJK Kediri sehingga dampak edukasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut OJK Kediri, pendekatan melalui ToT menjadi strategi efektif untuk mempercepat penyebaran informasi dan pengetahuan keuangan. Dengan semakin banyak perempuan yang memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik, diharapkan tercipta keluarga yang lebih sejahtera, mandiri, dan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

“Melalui program ini, kami ingin melahirkan agen-agen literasi keuangan yang dapat menjadi penggerak di lingkungan masing-masing. Dengan dukungan PKK dan lembaga jasa keuangan, kami optimistis edukasi keuangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Program Penguatan Literasi Keuangan Perempuan menjadi salah satu wujud komitmen OJK Kediri dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat. (atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini