TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Jumlah stok beras yang dimiliki Bulog Tulungagung per April ini terbilang cukup tinggi. Dengan total stok mencapai 60 ribu ton, Bulog Tulungagung menyewa gudang tambahan untuk menampung serapan beras.
Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung Yonas Haryadi Kurniawan menyebut, dengan stok beras yang dimiliki saat bisa menjadi cadangan sampai setahun lebih. Pada april ini Bulog Tulungagung mencatat stok beras mencapai 60 ribu ton.
“Per tadi malam (23/4) saya cek stok beras kita di 60 ribu ton. Itu bisa menjadi cadangan sampai satu tahun lebih,” kata Yonas.
Jumlah stok tersebut tidak bisa ditampung pada enam gudang yang dimiliki. Sehingga, kata Yonas, pihaknya harus menyewa tempat lain untuk menyimpannya.
“Kita itu punya enam gudang, saat ini kita sudah menyewa enam tempat untuk penyimpanan. Ini kita juga lagi proses untuk menyewa dua tempat lagi,” paparnya.
Puluhan ribu ton beras itu juga tidak bisa serta merta dikeluarkan. Karena harus menunggu intruksi dari pemerintah pusat.
Biasanya beras dari Bulog disalurkan untuk bantuan pangan, untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), atau untuk dikirimkan ke daerah lain di luar jawa.
“Kita sementara sudah mengirim 1.500 ton beras ke NTT dan Papua. Kita masih tunggu penugasan dari pusat,” sambungnya.
Meski demikian, stok beras itu masih bisa bertambah, mengingat di Tulungagung dan saat ini sedang memasuki masa panen raya. Sehingga serapan beras masih bisa dilakukan sampai bulan Juli mendatang.
“Karena di Tulungagung sebagian wilayah ada panen gadu. Sehingga kita masih bisa menyerap sampai bulan Juli mendatang,” tutupnya. (dit)
































