Beranda Kediri Raya OJK Kediri Ajak Masyarakat Bijak Memanfaatkan Paylater, Hindari Gaya Hidup Konsumtif akibat...

OJK Kediri Ajak Masyarakat Bijak Memanfaatkan Paylater, Hindari Gaya Hidup Konsumtif akibat FOMO

1

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan digital, termasuk fasilitas pembayaran paylater. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya OJK untuk mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas finansial sekaligus mampu mengelola risiko di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menegaskan bahwa OJK tidak melarang masyarakat menggunakan layanan paylater. Namun, penggunaannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan kemampuan finansial dan kebutuhan yang benar-benar penting.

Menurutnya, kemudahan akses paylater tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan transaksi yang melebihi kemampuan membayar. Masyarakat juga diharapkan mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif.

“Paylater boleh digunakan asal kita sudah menghitung kemampuan membayarnya dan memastikan bahwa itu memang kebutuhan, bukan sekadar karena FOMO,” ujar Ismirani Saputri.

Ia menjelaskan, fenomena Fear of Missing Out (FOMO) kerap mendorong seseorang membeli barang atau menggunakan layanan hanya karena mengikuti tren atau pengaruh media sosial. Jika tidak diimbangi dengan perencanaan keuangan yang baik, kebiasaan tersebut berpotensi memicu masalah keuangan di kemudian hari.

Melalui berbagai program literasi dan edukasi keuangan, OJK Kediri terus mengajak masyarakat untuk memahami manfaat sekaligus risiko penggunaan produk dan layanan keuangan digital. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan fasilitas seperti paylater secara sehat, produktif, dan sesuai kondisi keuangan masing-masing.

OJK Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat literasi keuangan di seluruh lapisan masyarakat agar penggunaan produk jasa keuangan dapat memberikan manfaat optimal tanpa menimbulkan beban finansial di masa depan.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini