
TULUNGAGUNG, (KUBUS.ID) – Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Tulungagung harus berjibaku menangani tiga peristiwa kebakaran dalam satu hari pada Jumat (10/7/2026). Kebakaran terjadi di rumah warga di Kecamatan Ngunut, rumah di Desa Bangun Jaya Kecamatan Pakel, hingga kebakaran hutan di kawasan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang.
Kasi Dal Ops PMK Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan kebakaran pertama terjadi di rumah milik Tutik di Kecamatan Ngunut. Api diduga dipicu korsleting listrik dan pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kobaran api dari dalam rumah.
“Warga sempat berupaya memadamkan api sebelum petugas datang, namun kobaran api sudah terlanjur membesar,” kata Bambang saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA pada Jumat (10/7/2026)
Akibat kejadian tersebut, bagian dapur beserta seluruh isinya hangus terbakar. Sebuah televisi juga ikut rusak. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Untuk penanganan, PMK Tulungagung mengerahkan dua unit mobil pemadam, satu unit truk suplai air, dan satu unit rescue.
Belum lama berselang, PMK Tulungagung kembali menerima laporan kebakaran rumah di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Pakel, sekitar pukul 16.10 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu kelalaian saat membuat perapian di belakang rumah.
Bambang menjelaskan, putra pemilik rumah membuat perapian di area belakang, kemudian meninggalkan lokasi tanpa memastikan api benar-benar padam. Bara api diduga kembali menyala hingga membakar bangunan di sekitarnya.
Petugas mengerahkan dua armada pemadam, satu truk suplai air, dan tim rescue. Kobaran api berhasil dipadamkan, kemudian dilanjutkan proses pendinginan hingga selesai pada pukul 17.45 WIB.
Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan dapur beserta sejumlah perabot elektronik, di antaranya kulkas dan mesin cuci. Api juga merembet ke kandang ternak sehingga lima dari tujuh ekor kambing milik korban mati terbakar. Kerugian material akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp80 juta.
Kesibukan petugas belum berakhir. Pada Jumat malam, PMK Tulungagung kembali menerima laporan kebakaran hutan di kawasan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang. Tim pemadam bersama petugas dari unsur terkait langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman kebakaran hutan masih berlangsung. Karena penanganan masih dilakukan di lapangan, data mengenai luas area yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun estimasi kerugian masih dalam proses pendataan.
PMK Tulungagung mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, tidak meninggalkan api terbuka tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar kebakaran tidak meluas. (ikj/nhd/far)






























