Beranda Kediri Raya DKPP Kabupaten Kediri Pastikan Sapi Kurban Presiden Sehat dan Siap Disalurkan

DKPP Kabupaten Kediri Pastikan Sapi Kurban Presiden Sehat dan Siap Disalurkan

621

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri memastikan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto dalam kondisi sehat dan layak untuk disalurkan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Pemeriksaan kesehatan dilakukan langsung oleh tim DKPP di kandang peternak yang berada di Desa Pule, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh sebagai bentuk komitmen DKPP dalam menjamin kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang akan didistribusikan. Pemeriksaan meliputi kondisi mata, telinga, mulut, gigi, hingga kesehatan fisik secara umum.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Kediri, drh. Istar Abadi, M.Agr, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan sapi bantuan Presiden dalam kondisi prima dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang telah kami lakukan, sapi bantuan Presiden dalam kondisi sehat, tidak ditemukan gejala penyakit, serta memenuhi persyaratan sebagai hewan kurban. Kami terus melakukan pemantauan hingga waktu pengiriman untuk memastikan kondisinya tetap optimal,” ujarnya.

Menurut Istar, pengawasan kesehatan hewan kurban merupakan bagian dari tugas DKPP Kabupaten Kediri untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat penerima manfaat. Sapi tersebut dijadwalkan dikirim ke Masjid Jami’ At-Taqwa, Kecamatan Mojo, sebelum pelaksanaan Salat Iduladha.

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan jenis Limosin Cross dengan bobot mencapai 1 ton 50 kilogram. Ukurannya yang besar menjadikannya salah satu sapi kurban dengan bobot istimewa di Kabupaten Kediri tahun ini.

Sementara itu, pemilik sapi, Kamalul Asfiyak, warga Desa Pule, Kecamatan Kandat, mengaku bangga ternaknya terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI. Ia menjelaskan bahwa perawatan sapi dilakukan secara intensif dengan pemberian pakan hijauan tiga kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam.

“Selain pakan hijauan, kami juga memberikan pakan tambahan berupa comboran yang terdiri dari campuran ketela, tahu, kedelai, serta vitamin untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan sapi,” jelas Kamalul.

Ia menambahkan, sapi tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp108 juta. Menurutnya, terpilihnya sapi dari peternak Desa Pule menjadi hewan kurban Presiden merupakan kebanggaan tersendiri bagi dirinya maupun masyarakat setempat.

“Saya sangat bangga karena sapi dari Desa Pule, Kecamatan Kandat, bisa dipercaya menjadi hewan kurban bantuan Presiden. Ini menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya,” tuturnya.

Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara profesional dan berkelanjutan, DKPP Kabupaten Kediri menunjukkan peran aktif dalam memastikan seluruh hewan kurban, termasuk bantuan Presiden, memenuhi standar kesehatan dan kesejahteraan hewan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan ibadah kurban serta memberikan rasa aman kepada masyarakat penerima manfaat.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini