Beranda Jawa Timur Dua Gol Eduardo Barbosa dan Drama VAR Bawa Persik Kediri Tembus 4...

Dua Gol Eduardo Barbosa dan Drama VAR Bawa Persik Kediri Tembus 4 Besar

4
Pemain Persik Kediri merayakan kemenangan. (Foto : istimewa)

KEDIRI, KUBUS.ID – Persik Kediri sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan Madura United dengan skor 2-0 dalam lanjutan pekan keempat Super League 2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan skuad Macan Putih merangsek ke peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan tujuh poin.

Laga berlangsung sengit sejak awal babak pertama. Persik Kediri langsung membuka keunggulan pada menit kesembilan lewat aksi Eduardo Barbosa. Memanfaatkan umpan cutback dari Bayu Otto di sisi kiri serangan, Eduardo melepaskan tembakan terukur ke sisi kiri gawang yang gagal dibendung kiper Madura United, Angga Saputro.

Eduardo Barbosa kembali menjadi pembeda pada menit ke-24. Striker Persik tersebut berhasil memanfaatkan kesalahan pembersihan bola dari lini belakang lawan untuk mengemas gol keduanya. Gol tersebut sempat diwarnai peninjauan Video Assistant Referee (VAR) atas indikasi handball pemain Persik. Namun, wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, memutuskan gol tetap sah dan mengubah skor menjadi 2-0.

Upaya tim tamu untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah harus bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-44. Striker asal Bulgaria, Dimitar Mitkov, dijatuhi kartu merah akibat melakukan aksi violent conduct terhadap Kiko Carneiro. Keputusan tersebut diambil wasit usai melakukan on-field review melalui fasilitas VAR. Keunggulan dua gol tuan rumah bertahan hingga turun minum dan tak berubah sampai laga usai.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengapresiasi performa anak asuhnya yang dinilai tampil solid serta menjalankan instruksi taktik dengan disiplin. Ia mengaku sangat puas dengan hasil positif yang diraih di depan pendukung sendiri.

“Kami sangat bahagia dengan kemenangan ini. Babak pertama normal game tapi kita bisa cetak dua gol. Babak kedua permainan berbeda karena mereka bermain 10 pemain,” kata Marcos Reina usai laga.

Ia menambahkan bahwa timnya sejatinya mendapatkan sejumlah peluang tambahan di babak kedua, namun belum mampu mengonversinya menjadi gol tambahan. Meski demikian, ia mengapresiasi daya juang para pemain yang mampu menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kita dapat beberapa peluang namun belum bisa mengkonversi, ada beberapa case yang membuat kita akhirnya bisa mempertahankan keunggulan sampai akhir. Kami sangat senang,” pungkasnya.

Setelah mengamankan posisi di empat besar, Persik Kediri dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Persib Bandung pada 18 Oktober mendatang. (nhd/art)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini