Beranda Kediri Raya Gelar Wisuda di Uniska Center, Uniska Kediri Komitmen Wujudkan Lulusan Berdampak bagi...

Gelar Wisuda di Uniska Center, Uniska Kediri Komitmen Wujudkan Lulusan Berdampak bagi SDGs

4

Kediri, (KUBUS.ID)— Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri menggelar wisuda sarjana ke 46 dan magister ke 37 di gedung Uniska Center hari ini. Prosesi sakral ini mengusung tema “Uniska Kediri Berdampak, Wujudkan SDGs untuk Masa Depan Bangsa.”

Momen ini menjadi sejarah baru bagi Uniska karena untuk pertama kalinya prosesi wisuda dilaksanakan di gedung baru Uniska Center. Sebanyak 461 wisudawan dikukuhkan, yang berasal dari 9 program studi (prodi) sarjana dan 3 prodi magister.

Rektor Uniska, Prof. Dr. Bambang Yulianto, memaparkan capaian prestisius para lulusan Uniska yang mampu bersaing di kancah internasional. Keberhasilan ini membuktikan mutu pendidikan Uniska yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Lulusan Uniska sudah membuktikan diri diterima di Thailand untuk beasiswa S2. Tahun ini, ada dua mahasiswa kami yang berhasil mendapatkan program beasiswa LPDP ke Amerika Serikat. Dari hanya enam perguruan tinggi di Indonesia yang lolos, hanya Uniska yang berstatus perguruan tinggi swasta,” ujar Prof. Bambang Yulianto.

Ia berharap, para wisudawan dan mahasiswa saat ini terus mengembangkan diri dan mengikuti jejak para alumni yang bisa melebarkan sayap ke kampus-kampus di luar negeri.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU), Prof. Ainun Na’im, Ph.D., menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas dan kuantitas lulusan sarjana di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa kelulusan ini merupakan awal dari kontribusi nyata di masyarakat.

“Tenaga kerja kita yang lulusan sarjana masih sedikit. Ini patut kita syukuri dan penting untuk ditingkatkan lebih lanjut. Wisuda bukan titik akhir, melainkan terminal untuk menuju destinasi selanjutnya,” tutur Prof. Ainun Na’im.

Pesan mendalam juga disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila KH Anwar Iskandar Ia menekankan pentingnya integritas, rasa syukur, dan pengabdian ilmu kepada lingkungan terdekat.

“Jangan berhenti belajar dan mengamalkan ilmu. Jadikan momen ini untuk berterima kasih kepada orang tua, kerabat, saudara, dan teman yang memberikan dukungan dalam bentuk apa pun. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bentuk terima kasih kepada mereka,” tegasnya. (nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini