Beranda Jawa Timur Profil Eddy, Tukang Becak yang Dipercaya Baca Proklamasi

Profil Eddy, Tukang Becak yang Dipercaya Baca Proklamasi

1
Eddyana Andreas tukang becak yang jadi petugas pembaca teks Proklamasi pada 17 Agustus 2026 nanti (Foto: Redaksi)

KEDIRI, KUBUS.ID – Tak pernah terlintas dalam benak Eddyana Andreas, 55, tukang becak asal Ngasem, Kabupaten Kediri, bakal berdiri di depan ratusan peserta sebagai pembaca teks Proklamasi.

Semula, Eddy hanya antusias mendaftarkan diri sebagai peserta upacara bendera bertajuk “Kami Juga Upacara” yang digelar ANDIKA Media, 17 Agustus mendatang. Namun, setelah mengikuti proses seleksi, ia justru dipercaya menjadi salah satu petugas upacara.

Kepercayaan itu langsung disambut serius. Di bawah arahan tim ANDIKA Media, Eddy rutin berlatih membaca teks Proklamasi agar mampu menjalankan tugas dengan baik saat upacara.

“Saya awalnya hanya ingin ikut upacara. Tidak menyangka malah dipercaya menjadi petugas, apalagi membaca teks Proklamasi,” kata Eddy.

Sehari-hari, Eddy mangkal di kawasan Lirboyo. Lebih dari 20 tahun, becak menjadi sandaran hidupnya. Dari pekerjaan itu, ia berusaha memenuhi kebutuhan dua anaknya yang kini duduk di bangku SMA dan SD.

Penghasilan yang tak menentu membuat Eddy harus bekerja ekstra. Sang istri turut membantu dengan membuka usaha pracangan kecil-kecilan untuk menopang ekonomi keluarga.

Tergerusnya keberadaan becak oleh transportasi online juga ikut dirasakan Eddy. Namun, kondisi itu tak membuatnya menyerah. Ia tetap setia mengayuh becak, sembari berharap masih ada penumpang yang menggunakan jasanya.

“Sekarang memang tidak seperti dulu. Penumpang semakin berkurang karena banyak transportasi online. Tapi saya tetap menjalani pekerjaan ini. Yang penting bisa terus menghidupi keluarga,” ujarnya.

Kini, Eddy tak hanya bersiap mengayuh becak seperti hari-hari biasa. Pada 17 Agustus nanti, ia akan mengemban tugas berbeda: membacakan teks Proklamasi di hadapan ratusan peserta “Kami Juga Upacara”.

Bagi Eddy, kesempatan itu bukan sekadar tugas. Ini menjadi pengalaman istimewa bagi seorang pengayuh becak yang selama puluhan tahun lebih banyak berada di jalanan, namun kini dipercaya mengambil bagian dalam peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.(adr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini