Beranda Kediri Raya TPT Kabupaten Kediri Turun Signifikan, Pemkab Perkuat Program Ketenagakerjaan Berkelanjutan

TPT Kabupaten Kediri Turun Signifikan, Pemkab Perkuat Program Ketenagakerjaan Berkelanjutan

262

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri, angka TPT tahun 2025 tercatat sebesar 4,71 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengungkapkan bahwa pada tahun 2021 TPT berada di angka 5,15 persen, kemudian sempat melonjak menjadi 6,83 persen pada 2022 akibat dampak pandemi COVID-19. Namun, kondisi tersebut berangsur membaik pada tahun-tahun berikutnya.

“Pada 2022 sempat mengalami lonjakan eksponensial karena Covid-19. Namun dari 2024 ke 2025, jumlah pengangguran berkurang sekitar 11.000 jiwa,” terang Bupati yang akrab disapa Mas Dhito.

Penurunan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program intervensi di sektor ketenagakerjaan mulai memberikan dampak nyata. Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja, sekaligus mengoptimalkan sistem informasi pasar kerja melalui aplikasi E-Kerjo.

Mas Dhito menambahkan, capaian ini tidak lepas dari kebijakan strategis yang dijalankan, seperti fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi para pencari kerja. Selain itu, upaya hilirisasi juga dilakukan melalui perluasan kesempatan kerja, di antaranya lewat program padat karya dan penyelenggaraan job fair.

Dari sisi anggaran, Pemkab Kediri mengalokasikan lebih dari Rp14,44 miliar guna mendukung berbagai program penurunan TPT, meliputi pelatihan tenaga kerja, penempatan kerja, hingga fasilitasi bagi dunia usaha. Sebagai langkah keberlanjutan, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari pemberian insentif bagi pelaku usaha, kemudahan perizinan, hingga penyusunan roadmap tenaga kerja makro untuk periode 2026–2030.

“Harapannya, setelah saya purna nanti, angka TPT Kabupaten Kediri bisa berada di bawah rata-rata provinsi yang saat ini di kisaran 3,88 persen. Saat ini, kita sudah berada di bawah rata-rata nasional,” jelasnya.

Lebih dari sekadar angka, pemerintah daerah menegaskan bahwa penurunan TPT bertujuan memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pekerjaan yang layak, produktif, dan berkelanjutan. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, kolaborasi tersebut membuat intervensi program menjadi lebih tepat sasaran. Ia juga menyoroti pentingnya momentum penyelenggaraan job fair.

“Kami selenggarakan job fair sekitar bulan Mei, tidak berselang lama dengan masa kelulusan sekolah. Hal ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan kesempatan kerja,” pungkasnya.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini