KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial (Dinsos) tengah bergerak cepat untuk memastikan kuota pendaftaran Sekolah Rakyat (SR) Kota Kediri terpenuhi secara maksimal. Sekolah yang berlokasi di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto ini dihadirkan sebagai solusi pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang masuk dalam kategori rentan.
Berdasarkan data yang dihimpun melalui sistem dan survei lapangan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di setiap kelurahan, serta koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, potensi sasaran tercatat sangat mencukupi. Terdapat kurang lebih 1.100 anak yang masuk ke dalam kategori desil satu dan dua (kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah).
Meskipun potensi sasaran cukup besar, Dinas Sosial mencatat hingga saat ini jumlah pendaftar baru menyentuh angka sekitar 10 persen dari total kapasitas. Sekolah Rakyat Kota Kediri sendiri memiliki kapasitas tampung keseluruhan sebanyak 1.080 peserta didik, sehingga upaya sosialisasi masih terus digenjot.
Pemerintah Kota Kediri optimistis target tersebut akan tercapai sebelum tahun ajaran baru dimulai. Proses sosialisasi dan penjangkauan ke masing-masing kelurahan akan terus dilakukan secara masif hingga akhir Juni mendatang demi menjaring seluruh calon peserta didik yang berhak.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Mutakin, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan tim khusus untuk melakukan verifikasi faktual ke rumah-rumah warga agar bantuan pendidikan ini tepat sasaran.
“Proses penjangkauan dilakukan oleh ASN Kementerian Sosial (eks pendamping PKH) dengan cara survei langsung ke rumah calon peserta didik,” ujar Imam.
Selain mengandalkan data desil, Imam menambahkan bahwa pemerintah bersikap fleksibel dan terbuka terhadap usulan warga. Masyarakat diperbolehkan mengusulkan anak yang membutuhkan pendidikan meskipun berada di luar kategori desil 1 dan 2 ke Dinas Sosial Kota Kediri untuk kemudian dilakukan proses penjangkauan dan verifikasi lebih lanjut.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Kediri, Widyapurna Nur Huda, merinci bahwa Sekolah Rakyat ini nantinya akan menaungi tiga jenjang pendidikan sekaligus, yaitu SD, SMP, dan SMA. Namun, untuk tahap awal ini, pendaftaran hanya dibuka untuk kelas-kelas pertama di tiap jenjang.
“Untuk saat ini, masing-masing jenjang hanya menerima peserta didik di tingkat awal yaitu kelas 1 SD, kelas 7 SMP, dan kelas 10 SMA. Untuk jenjang SD disiapkan tiga rombongan belajar dengan total peserta didik 90 anak. Jenjang SMP juga terdiri dari tiga rombongan belajar dengan total 90 anak, sedangkan jenjang SMA akan menampung 90 peserta didik,” terang Nurhuda.
Mengenai tenaga pendidik sebagai aspek krusial berjalannya proses belajar mengajar, hingga saat ini belum ada petunjuk resmi yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial RI. Sehingga dalam saat bersamaan antara proses pendaftaran, pihak Dinas Sosial terus melakukan koodinasi terkait kebijakan pengadaan pengajar Sekolah Rakyat.
“Hingga saat ini, kami masih menunggu petunjuk resmi dan teknis dari Kementerian Sosial RI terkait pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar di Sekolah Rakyat ini, sehingga untuk sementara fokus utama kami adalah memaksimalkan penjangkauan dan pemenuhan kuota peserta didik terlebih dahulu, dengan tetap berkoordinasi dengan Kementrian Pusat” pungkas Nurhuda.
Di akhir penjelasannya, Nurhuda berpesan kepada seluruh warga Kota Kediri agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di desil satu dan dua, untuk segera mendaftarkan anak-anak mereka ke Sekolah Rakyat demi masa depan pendidikan yang lebih baik.(sof)






























