
JAKARTA, KUBUS.ID – Asosiasi Mitra Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengancam menyegel atau menggembok dapur penyelenggara MBG di seluruh Indonesia jika Badan Gizi Nasional (BGN) tetap mengabaikan prinsip kesetaraan dalam kemitraan.
Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia Syawaludin Aweng mengatakan, aksi mogok massal itu akan ditempuh apabila tuntutan para mitra tidak kunjung direspons. Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat di DPR, Selasa (14/7).
“Kami akan lakukan gembok nasional, gembok dapur secara nasional,” kata Syawaludin, dikutip dari Kanal YouTube TVR Parlemen, Rabu (15/7/2026).
Menurut Syawaludin, selama ini mitra hanya berperan sebagai penyedia modal dan infrastruktur dapur, tetapi tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Padahal, investasi yang mereka keluarkan untuk membangun fasilitas tersebut cukup besar.
Dia menilai ketimpangan pembagian tanggung jawab operasional menjadi persoalan utama. Sebab, seluruh operasional dapur berada di bawah kendali Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), sedangkan mitra hanya menyediakan aset dan fasilitas.
“Posisi mitra hanya menyediakan modal dan fasilitas infrastruktur dapur. Sementara pengelolaan penuh di dalam dapur diatur oleh SPPG,” ujarnya.
Syawaludin juga menyoroti mekanisme pemberian sanksi. Menurut dia, ketika terjadi persoalan di lapangan, yang dikenai sanksi justru dapur milik mitra, bukan SPPG yang menjalankan operasional.
Dia menilai persoalan tersebut bisa diselesaikan apabila BGN menjalankan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Perpres itu mengatur jumlah penerima manfaat per dapur. Untuk wilayah aglomerasi, satu dapur melayani minimal 1.000 penerima manfaat. Sementara di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), jumlahnya maksimal 1.000 penerima manfaat, dengan kebutuhan diperkirakan mencapai sekitar 8.000 dapur.
Syawaludin menegaskan, jika hingga 17 Agustus persoalan tersebut belum diselesaikan, para mitra akan merealisasikan aksi penggembokan dapur secara serentak.
“Kalau sampai tanggal 17 Agustus proses ini tidak selesai, kami akan lakukan itu,” tegasnya.
Presidium Mitra MBG terdiri atas Asosiasi Mitra BGN Indonesia, Asosiasi Pangan Gizi Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (APGI 3T), serta Gabungan Pengusaha Makan Bergizi (Gapembi).(adr)































