Beranda Kediri Raya DLHKP Kota Kediri Perkuat Kekompakan dan Disiplin PPPK Paruh Waktu

DLHKP Kota Kediri Perkuat Kekompakan dan Disiplin PPPK Paruh Waktu

205

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri memperkuat kebersamaan dan kedisiplinan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan penguatan jiwa korsa dan sosialisasi disiplin pegawai yang digelar di Taman Brantas Kota Kediri, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan DLHKP Kota Kediri bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri.

Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kekompakan sekaligus menyamakan pemahaman para PPPK paruh waktu mengenai kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

“Tujuannya untuk meningkatkan jiwa korsa, rasa kebersamaan dan kekompakan teman-teman PPPK paruh waktu yang bekerja di lingkungan DLHKP. Selain itu juga kami memberikan sosialisasi mengenai disiplin pegawai,” kata Indun.

Menurutnya, jumlah pegawai di lingkungan DLHKP Kota Kediri saat ini mencapai lebih dari 620 orang. Mereka memiliki tugas yang beragam, mulai dari pekerjaan di lapangan, pelayanan administrasi di kantor hingga pengelolaan di tempat pembuangan akhir (TPA).

Dengan jumlah pegawai yang cukup besar dan cakupan tugas yang luas, Indun menilai diperlukan pemahaman yang sama mengenai disiplin kerja. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan sekaligus memastikan setiap pegawai menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan.

Karena itu, DLHKP menggandeng BKPSDM Kota Kediri untuk memberikan pembekalan mengenai disiplin pegawai. Diharapkan, pemahaman tersebut tidak hanya menjadi aturan administratif, tetapi juga diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Indun menegaskan, kedisiplinan pegawai memiliki hubungan langsung dengan kualitas pelayanan publik. Terlebih, sebagian besar pegawai DLHKP bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau teman-teman di lapangan ini disiplin, pasti akan berdampak terhadap pelayanan optimal yang bisa diberikan kepada masyarakat. Baik itu di lapangan, di kantor, ataupun terutama di teman-teman di TPA,” ujarnya.

Selain berdampak pada pelayanan, optimalisasi kinerja pegawai juga berkaitan dengan kontribusi DLHKP terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kediri. DLHKP menjadi salah satu organisasi perangkat daerah yang turut memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Untuk 2027, DLHKP Kota Kediri mendapatkan target PAD sebesar Rp2,6 miliar. Meski demikian, Indun optimistis realisasi pendapatan dapat melampaui target yang telah ditetapkan.

Optimisme tersebut berkaca pada capaian tahun sebelumnya. DLHKP mampu merealisasikan PAD sekitar Rp3,3 miliar atau mencapai 121 persen dari target.

“Kalau tahun kemarin realisasi saya Rp3,3 miliar. Jadi berarti capaian saya 121 persen. Tahun ini saya optimis realisasi PAD kami bisa 120 persen. Harapan saya bisa sama dengan tahun kemarin,” ungkap Indun.

Menurut Indun, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran DLHKP untuk terus meningkatkan kinerja. Penguatan disiplin dan kekompakan pegawai diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan serta optimalisasi potensi pendapatan daerah.

Melalui kegiatan tersebut, DLHKP Kota Kediri menegaskan komitmennya membangun sumber daya aparatur yang semakin disiplin, kompak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pelayanan di bidang lingkungan hidup, kebersihan dan pertamanan dapat terus diberikan secara optimal kepada masyarakat Kota Kediri.(atc/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini