KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus mematangkan infrastruktur pendukung Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), salah satunya melalui pembangunan dan pelebaran akses jalan di sekitar stadion.
Langkah tersebut menjadi perhatian Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana untuk memastikan akses menuju stadion semakin memadai, sekaligus mendukung aspek keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat maupun suporter saat stadion digunakan untuk menggelar pertandingan olahraga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, salah satu pekerjaan yang dilakukan berada di sisi utara stadion. Jalan yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 7 meter akan diperluas dengan tambahan 7 meter menggunakan konstruksi beton.
“Total panjang jalan rigid rencana pembangunan 165 meter dengan lebar 7 meter. Jadi total lebar jalan nantinya menjadi 14 meter,” ujar Irwan.
Menurutnya, pembangunan akses tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Selain aspek kelancaran lalu lintas, desain akses stadion turut memperhatikan protokol keamanan dengan memisahkan jalur bagi suporter tuan rumah dan suporter tim tamu.
“Untuk suporter home rencananya nanti lewat sisi selatan, dan untuk akses suporter away, pemain dan juga tamu VVIP nantinya lewat sisi utara,” jelasnya.
Tak hanya sisi utara, Pemkab Kediri juga mulai mengerjakan akses jalan di bagian selatan stadion. Jalur ini direncanakan memiliki lebar hingga 24 meter. Untuk tahap pembangunan tahun ini, pekerjaan dilakukan sepanjang 140,5 meter dengan konstruksi aspal.
Pengaturan jalur yang berbeda antara suporter tuan rumah, suporter tamu, pemain, dan tamu VVIP menjadi bagian dari upaya menekan potensi pertemuan antarkelompok yang dapat memicu gesekan saat pertandingan berlangsung.
Pembangunan akses jalan menuju Stadion GDJ tersebut telah dimulai sejak Agustus 2026. Pekerjaan tahap ini ditargetkan selesai sekitar akhir Oktober 2026.
Pengembangan infrastruktur kemudian akan dilanjutkan pada 2027. Untuk akses sisi selatan, jalur diproyeksikan terus dikembangkan hingga terhubung dengan jalan di bagian barat. Sementara akses sisi utara juga direncanakan tersambung hingga menuju jalan provinsi.
Pengembangan konektivitas tersebut diharapkan membuat Stadion Gelora Daha Jayati tidak hanya memiliki fasilitas olahraga yang representatif, tetapi juga didukung sistem akses yang mampu menunjang keamanan, kenyamanan, serta kelancaran penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga.(atc/stm)































