Beranda Uncategorized Apel Hari Santri di Uniska Kediri, Gus Qowim Dorong Santri Kuasai Teknologi

Apel Hari Santri di Uniska Kediri, Gus Qowim Dorong Santri Kuasai Teknologi

1919

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Universitas Islam Kadiri (Uniska Kediri) menjadi tuan rumah Apel Hari Santri Kota Kediri yang berlangsung di Uniska Center. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini juga membawa pesan PCNU Kota Kediri, yakni “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”.

Apel dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus PCNU, Muslimat NU, Fatayat NU, camat dan lurah se-Kota Kediri. Dosen, karyawan, mahasiswa Uniska, serta masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya, Gus Qowim mengajak santri menjadi generasi yang berilmu, beradab, dan berakhlakul karimah. Ia juga menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Santri harus memiliki keluasan ilmu, menjunjung tinggi adab, dan menjaga akhlakul karimah,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanatnya.

Menurut Gus Qowim, perkembangan teknologi perlu disikapi secara terbuka. Pesantren dapat memanfaatkan kemajuan tersebut untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan santri, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang selama ini menjadi dasar pendidikan pesantren.

Penguasaan teknologi, lanjutnya, harus berjalan beriringan dengan kesantunan, akhlak, dan tanggung jawab. Dengan begitu, santri tidak hanya mampu mengikuti perubahan zaman, tetapi juga dapat menggunakan ilmu dan teknologi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan tema yang diangkat PCNU Kota Kediri, “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”. Tradisi keilmuan, adab, dan akhlak pesantren menjadi bekal bagi santri untuk berkontribusi lebih luas, sekaligus menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Qowim juga menyampaikan bahwa dukungan pemerintah terhadap pondok pesantren dan santri terus diperkuat. Keberadaan pesantren di Kota Kediri dinilai menjadi bagian penting dalam pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda.

Hubungan pemerintah dengan lingkungan pesantren juga dijaga melalui kunjungan dan silaturahmi. Komunikasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, pengasuh pesantren, santri, dan masyarakat.

Sebagai tuan rumah, Uniska Kediri menjadi ruang pertemuan bagi unsur pemerintah, organisasi keagamaan, lingkungan perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memperingati Hari Santri. Keterlibatan civitas akademika Uniska turut mempererat hubungan dunia pendidikan tinggi dengan komunitas pesantren.

Melalui peringatan Hari Santri ini, semangat menuju Indonesia Emas dipadukan dengan komitmen menjaga tradisi. Santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, mampu memanfaatkan teknologi, serta tetap teguh memegang adab dan akhlakul karimah untuk membangun bangsa.(adv-ikj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini