Beranda Kediri Raya Bansos 2027 Tak Lagi Asal Data, Pemkot Kediri Dorong Warga Daftar Perlinsos

Bansos 2027 Tak Lagi Asal Data, Pemkot Kediri Dorong Warga Daftar Perlinsos

2

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial terus mendorong peningkatan akurasi data sosial masyarakat melalui Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dikembangkan Kementerian Sosial. Program ini menjadi platform layanan terintegrasi untuk mendukung pengelolaan dan penyaluran bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), agar lebih tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, menjelaskan masyarakat dapat memanfaatkan Perlinsos untuk melakukan pendaftaran bantuan sekaligus menyampaikan sanggah apabila terdapat ketidaksesuaian data. Warga juga dapat memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara mandiri agar data yang tercatat sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya.

“Dengan perkembangan teknologi saat ini, Pemerintah menerapkan Perlinsos secara digital melalui laman perlinsos.kemensos.go.id. Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk melakukan pengajuan bantuan, memperbarui desil menggunakan gawai sehingga prosesnya bisa lebih cepat,” jelasnya.

Untuk melakukan pendaftaran Perlinsos secara mandiri, masyarakat harus sudah melakukan perekaman KTP elektronik serta mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Bagi warga yang belum melakukan aktivasi IKD, pendaftaran dapat dibantu oleh Agen Perlinsos yang bertugas sebagai fasilitator, termasuk dalam proses penginputan data maupun penyampaian sanggahan apabila terdapat ketidaksesuaian desil dengan kondisi riil masyarakat.

Imam menjelaskan, setiap masyarakat juga memiliki kesempatan untuk menjadi Agen Perlinsos. Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui portal resmi Kementerian Sosial dan tidak dipungut biaya. Agen Perlinsos bersifat sukarela, tidak menerima bayaran, serta dilarang memungut biaya maupun memanipulasi data. Calon agen perlu menyiapkan NIK, IKD yang telah aktif, gawai, serta nomor telepon seluler yang masih aktif.

“Program ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat Kota Kediri apalagi bagi masyarakat yang memiliki tetangga yang membutuhkan. Dari Pemerintah Kota Kediri juga akan melaksanakan gerakan ASN Peduli tetangga, jadi seluruh ASN diwajibkan menjadi Agen Perlinsos dan mendaftarakan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya supaya terdaftar di dalam Perlinsos ini,” terangnya.

Pemkot Kediri saat ini mulai menerapkan program tersebut dan menargetkan seluruh masyarakat Kota Kediri sudah terdaftar dalam Perlinsos pada akhir 2026. Imam menjelaskan Perlinsos menjadi bagian dari proses registrasi ulang data sasaran penerima bantuan sosial yang nantinya menjadi acuan penyaluran bantuan pemerintah, baik pusat maupun daerah, khususnya untuk tahun 2027.

“Pada prinsipnya Perlinsos ini adalah proses registrasi ulang data sasaran penerima bantuan sosial yang akan diberikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah khususnya untuk tahun 2027. Jadi untuk tahun depan, data yang digunakan untuk menyalurkan bantuan mengacu pada Perlinsos ini. Untuk itu, kepada semua masyarakat kami imbau untuk segera melakukan pendaftaran Perlinsos baik secara mandiri maupun melalui agen yang ada di kelurahan, RT, dsb,” ujarnya.

Imam mengimbau masyarakat segera mendaftarkan diri maupun anggota keluarganya ke dalam Perlinsos. Langkah tersebut dinilai penting agar data penerima bantuan maupun sasaran program pemberdayaan masyarakat pada 2027 semakin akurat dan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.(sof/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini