Kediri (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat komitmennya dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan infrastruktur pedesaan. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, secara resmi meresmikan sekaligus menyerahkan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, yang dibangun melalui sinergi bersama Kodim 0809/Kediri.
Peresmian infrastruktur penghubung ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Pasalnya, jembatan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga yang selama bertahun-tahun sebelumnya harus puas menggunakan jembatan penyeberangan sementara dengan kondisi yang terbatas.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Bup atau Mas Dhito tersebut menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Kodim 0809/Kediri tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program kerakyatan ini dijalankan melalui kolaborasi erat antara Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijalankan melalui kolaborasi antara Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat, dan di tingkat daerah, pelaksanaan pembangunan dipercayakan kepada Kodim sebagai satuan teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Mas Dhito.
Kehadiran jembatan permanen ini dinilai sangat krusial bagi efisiensi aktivitas harian warga. Mas Dhito memaparkan bahwa infrastruktur baru ini secara langsung menghubungkan antara Desa Ngancar dan Desa Pandantoyo, sehingga mempermudah mobilitas masyarakat, baik untuk mengangkut hasil pertanian ke sawah maupun menjalankan kegiatan sosial dan ekonomi sehari-hari.
“Jembatan yang menghubungkan antara Desa Ngancar dan Desa Pandantoyo ini menjadi akses vital yang memudahkan masyarakat untuk menjalankan mobilitas, baik ke sawah maupun aktivitas sehari-hari lainnya. Sehingga keberadaannya saat ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat setelah beberapa tahun menggunakan jembatan penyeberangan sementara,” ungkapnya.
Di sela-sela prosesi peresmian, sebuah momen interaktif terjadi ketika Bupati Kediri mendengarkan secara langsung aspirasi dari warga sekitar. Masyarakat melaporkan bahwa akses jalan lanjutan setelah jembatan yang mengarah langsung ke area persawahan masih berupa tanah dan belum tersentuh pengaspalan.
Merespons aduan cepat tersebut, Mas Dhito tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah taktis di tempat. Ia secara tegas menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri agar segera menyusun perencanaan teknis pengaspalan jalan tersebut demi kenyamanan maksimal warga.
“Segera buat perencanaan pengaspalan jalan setelah jembatan ini agar terhubung secara optimal ke area persawahan, sehingga semakin mempermudah akses masyarakat,” instruksi langsung Mas Dhito.
Sebagai penutup, Mas Dhito menekankan bahwa seluruh rangkaian pembangunan ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan komitmen kuat antara pemerintah daerah dan jajaran TNI dalam memberikan dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat. Ia juga berpesan kepada warga agar bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur tersebut supaya memiliki usia pakai yang panjang dan berkesinambungan.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dan kolaborasi pemerintah daerah untuk memberikan dampak nyata terhadap masyarakat. Saya berpesan agar jembatan ini benar-benar bermanfaat dan dirawat sebagaimana mestinya agar sarana pendukung mobilitas ini bisa bertahan lama dan berkesinambungan,” pungkasnya.(sof)






























