Beranda Kediri Raya Bupati Kediri Tegaskan Satu Visi Kawal Proyek Strategis dan Prioritas Daerah

Bupati Kediri Tegaskan Satu Visi Kawal Proyek Strategis dan Prioritas Daerah

1

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Kediri menyatukan visi dalam mengawal pelaksanaan proyek strategis dan program prioritas daerah.

Arahan tersebut disampaikan Mas Dhito saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo, Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Kesamaan visi dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain proyek strategis daerah, Bupati juga menekankan pentingnya dukungan jajaran Pemkab Kediri terhadap Program Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kediri.

Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian Mas Dhito. Ia meminta komitmen peningkatan mutu pendidikan terus dijaga, termasuk melalui evaluasi pencapaian standar nasional pendidikan serta peningkatan rapor pendidikan.

“Terkait kompetensi guru, saya minta ditingkatkan,” tegas Mas Dhito.

Menurutnya, berbagai kebijakan dan inovasi di bidang pendidikan perlu diperkuat melalui kebijakan atau regulasi yang jelas. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki roadmap dan strategi terukur untuk menyelesaikan persoalan akses maupun kualitas pendidikan secara sistematis.

Di sektor kesehatan, Mas Dhito turut menyoroti capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Kediri yang pada September 2026 mencapai 97,88 persen.

Ia juga mencermati perkembangan angka prevalensi stunting berdasarkan hasil bulan timbang yang menunjukkan tren penurunan. Pada Desember 2025, prevalensi stunting tercatat 8,04 persen, kemudian turun menjadi 7,67 persen pada Februari 2026 dan kembali turun menjadi 7,47 persen pada Agustus 2026.

Meski menunjukkan tren positif, Mas Dhito meminta angka tersebut dipastikan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Data yang akurat menjadi dasar penting agar intervensi penanganan stunting benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Perhatian serupa diberikan terhadap persoalan kemiskinan dan sosial, khususnya terkait data Desil atau peringkat kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mas Dhito meminta para camat melakukan pengecekan terhadap data Desil yang dinilai belum sesuai dengan kondisi kesejahteraan warga di wilayah masing-masing.

“Masalah Desil ini tolong diselesaikan. Kepada camat saya minta tolong dicek, berapa data Desil yang tidak tepat di kecamatannya. Berapa angka real stunting, bukan prosentasenya,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, pembahasan juga mencakup berbagai proyek strategis dan prioritas daerah di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, pengendalian inflasi hingga mitigasi bencana.

Sementara terkait PSN, Mas Dhito menegaskan Pemkab Kediri akan terus memberikan dukungan terhadap program pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program nasional turut memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

“Meskipun program prioritas pemerintah pusat, tapi tetap yang mendapatkan manfaat adalah masyarakat kita,” kata Mas Dhito.

Salah satu program yang turut menjadi perhatian adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bupati meminta agar program tersebut tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan dan pembinaan.

Pendampingan diperlukan agar KDKMP mampu beroperasi secara optimal serta membangun kerja sama dengan potensi ekonomi yang telah berkembang di desa, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pelaku UMKM.

Dengan penguatan koordinasi lintas sektor tersebut, Mas Dhito berharap seluruh jajaran Pemkab Kediri bergerak dengan arah dan visi yang sama sehingga proyek strategis serta program prioritas benar-benar berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(atc/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini