(KUBUS.ID) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan rekayasa lalu lintas menyusul dimulainya penutupan Jalan PB Sudirman pada Jumat (7/8/2026). Penutupan dilakukan untuk mendukung pekerjaan pembangunan crossing drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dijadwalkan berlangsung hingga 18 Agustus 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas disusun berdasarkan hasil koordinasi lintas instansi agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar selama proses pembangunan berlangsung.
“Penutupan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan. Kami telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,” ujar Arif Cholisudin.
Selama pekerjaan berlangsung, Kendaraan roda 2 tetap dapat melintas di Jalan PB Sudirman seperti biasa, diatur secara bergantian oleh petugas yang berjaga di lokasi.
Sementara, Kendaraan roda empat dari Jalan Brigjen Katamso tidak diperbolehkan belok ke Jalan PB Sudirman. Kendaraan diarahkan lewat Simpang Bandar Ngalim. Begitupun dari Simpang Empat Bandar Ngalim diarahkan lurus ke Jalan Brigjen Katamso. Meski demikian, kendaraan yang memiliki tujuan di sepanjang Jalan PB Sudirman sebelum lokasi proyek tetap diperbolehkan masuk.
Selain itu, Jl. Sultan Agung diberlakukan satu arah timur ke barat, khusus untuk kendaraan roda 4 (mobil). (atc/rif)






























