KEDIRI, (KUBUS.ID) – Dinas Perhubungan Kota Kediri terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, khususnya angkutan sekolah, dengan mengupayakan penambahan armada bus sekolah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi para pelajar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri telah mengajukan permohonan penambahan armada kepada Kementerian Perhubungan. Saat ini, armada yang dimiliki masih terbatas sehingga optimalisasi layanan terus dilakukan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Untuk penambahan armada bus sekolah, saat ini Pemerintah Kota Kediri masih terus berupaya. Kami sudah mengajukan surat kepada Kementerian Perhubungan untuk mencari peluang penambahan armada. Saat ini kami memiliki enam unit bus, lima unit telah beroperasi, sementara satu unit disiapkan sebagai cadangan ketika tingkat okupansi penumpang meningkat,” ujar Arif Cholisudin.
Ia menjelaskan, armada bus milik Pemerintah Kota Kediri memiliki fungsi ganda, yakni melayani angkutan umum sekaligus angkutan sekolah. Namun, tingkat pemanfaatan kedua layanan tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.
“Untuk layanan angkutan umum, tingkat okupansi masih sekitar 40 persen. Namun untuk bus sekolah justru sangat tinggi, mencapai sekitar 148 persen. Dari kapasitas tempat duduk sekitar 30 penumpang, setiap perjalanan bisa mengangkut hingga 54 sampai 55 siswa,” ungkapnya.
Tingginya tingkat keterisian bus sekolah menjadi indikator bahwa layanan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan Kota Kediri terus memperjuangkan penambahan armada agar pelayanan kepada pelajar semakin optimal.
Arif mengatakan, pihaknya telah mengusulkan tambahan dua unit bus kepada Kementerian Perhubungan. Meski demikian, ia memahami bahwa proses pengadaan armada juga dipengaruhi kondisi efisiensi anggaran pemerintah.
“Kami mengusulkan penambahan dua unit bus. Namun kami juga memahami kondisi efisiensi anggaran saat ini, sehingga apabila usulan tersebut belum dapat dipenuhi, kami tentu memakluminya,” katanya.
Menurutnya, keberadaan bus sekolah memberikan manfaat besar dalam mendukung mobilitas pelajar sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas pada jam berangkat dan pulang sekolah. Saat ini layanan bus sekolah baru melayani tiga rute, sehingga belum mampu menjangkau seluruh wilayah Kota Kediri.
“Harapan kami jumlah armada dapat bertambah sehingga cakupan layanan penjemputan dan pengantaran siswa bisa menjangkau seluruh wilayah Kota Kediri,” pungkas Arif.
Melalui berbagai upaya tersebut, Dinas Perhubungan Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin baik, aman, dan merata. Penambahan armada bus sekolah diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi bagi para pelajar di seluruh wilayah Kota Kediri.(atc)





























