Beranda Jawa Timur Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Gelar Gertek 2026, Dorong Transformasi Pertanian Modern Menuju...

Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Gelar Gertek 2026, Dorong Transformasi Pertanian Modern Menuju Swasembada Pangan

29

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dengan menggelar Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (Gertek) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 Juli 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendukung target nasional swasembada pangan sekaligus mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Gertek 2026 dirancang sebagai wadah percepatan penyebarluasan inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat. Tidak hanya menghadirkan berbagai teknologi terbaru, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kemitraan usaha, meningkatkan kapasitas petani, membuka akses pembiayaan, hingga memperluas peluang bisnis di sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, Sukadi, mengatakan penyelenggaraan Gertek merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing.

“Gertek 2026 merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendukung program nasional menuju swasembada pangan. Melalui kegiatan ini kami ingin mempercepat penyampaian inovasi teknologi pertanian, memperkuat kemitraan usaha, meningkatkan kapasitas petani, sekaligus mendorong lahirnya pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Sukadi.

Menurutnya, Gertek menjadi momentum penting bagi para petani, khususnya generasi muda, untuk mengenal perkembangan teknologi pertanian secara langsung. Beragam perusahaan benih, pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian, lembaga perbankan, BUMN hingga pelaku UMKM hadir untuk memperkenalkan produk, layanan, serta solusi yang dapat mendukung peningkatan produktivitas usaha tani.

“Kami ingin para petani tidak hanya mendapatkan informasi mengenai teknologi terbaru, tetapi juga memperoleh akses terhadap pembiayaan, kemitraan usaha, dan peluang pengembangan agribisnis. Harapannya, semakin banyak petani yang mampu menerapkan teknologi modern dalam kegiatan budidaya sehingga produktivitas dan kesejahteraan mereka terus meningkat,” tambahnya.

Sebanyak 77 peserta ambil bagian dalam Gertek 2026. Mereka terdiri atas 52 perusahaan yang bergerak di bidang benih, pupuk, pestisida, serta alat dan mesin pertanian, dua lembaga perbankan, sembilan instansi pemerintah, dan 14 pelaku UMKM. Selama pelaksanaan kegiatan, panitia menargetkan sekitar 14.000 petani akan berkunjung untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan.

Pemilihan Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, sebagai lokasi penyelenggaraan juga memiliki pertimbangan strategis. Selain berada di kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan industri, wilayah tersebut didukung oleh pengembangan infrastruktur seperti Bandara Kediri dan akses Jalan Tol Kertosono–Kediri yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus menarik minat investor.

Melalui Gertek 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri berharap inovasi dan teknologi dapat semakin dekat dengan petani. Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, serta pelaku UMKM, sektor pertanian Kabupaten Kediri diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjadi penopang ketahanan pangan daerah maupun nasional.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini