Beranda Kediri Raya Kasus ISPA Meningkat di Kota Blitar, Dewasa Paling Banyak Terdampak

Kasus ISPA Meningkat di Kota Blitar, Dewasa Paling Banyak Terdampak

1271

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Blitar mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan Kota Blitar mencatat sekitar 7.282 kasus hingga minggu ke-36 2026. Meski meningkat, kondisi tersebut masih dinilai berada dalam batas normal dan pola musiman.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Blitar, drg. Sylvia Dewi Kusumawati, mengatakan peningkatan kasus masih dalam kondisi stabil dan dapat dikendalikan. Pemantauan terus dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus lebih lanjut.

“Untuk minggu ke-36 ini sekitar 7.282 untuk ISPA. Ini memang karena musimnya seperti ini,” ujar Sylvia.

Berdasarkan pemantauan Dinkes Kota Blitar, ISPA terjadi pada berbagai kelompok usia, mulai balita hingga lansia. Namun, kelompok dewasa usia 18 hingga 59 tahun menjadi yang paling banyak terdampak, dengan jumlah sekitar 4.500 kasus.

Menurut Sylvia, kondisi tersebut juga berkaitan dengan aktivitas masyarakat dewasa yang tetap berjalan meski sedang mengalami gejala sakit. Sementara itu, anak-anak yang mengalami sakit cenderung lebih banyak beristirahat di rumah sehingga aktivitas dan potensi penularannya dapat berkurang.

“Yang paling banyak kurang lebih adalah di usia kelompok dewasa. Jadi itu 18 tahun ke atas sampai dengan usia sekitar 59. Itu sekitar 4.500-an,” jelasnya.

Dinkes Kota Blitar mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala flu atau ISPA. Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain menggunakan masker ketika mengalami gejala atau berada di lingkungan dengan banyak orang yang sedang flu, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat.

Sylvia juga mengingatkan masyarakat tidak membawa anak kecil yang tidak berkepentingan ketika mengakses layanan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko penularan ISPA antara orang dewasa dan anak-anak. (stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini