Beranda Kediri Raya Klinik Medika Utama Resmikan Layanan EECP, Terapi Non-Invasif untuk Dukung Kesehatan Jantung

Klinik Medika Utama Resmikan Layanan EECP, Terapi Non-Invasif untuk Dukung Kesehatan Jantung

3

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Klinik utama rawat inap Medika Utama di Jalan Soekarno Hatta, Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Terbaru, Klinik utama rawat inap Medika Utama resmi menghadirkan layanan terapi Enhanced External Counterpulsation (EECP). Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah baru dalam memperluas pilihan terapi pendukung bagi pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah.

Direktur Klinik rawat inap Medika Utama dr. FX Retriatmadja, MMRS, mengatakan peresmian layanan EECP merupakan bagian dari komitmen klinik untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap, profesional, serta mengutamakan kenyamanan pasien.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kehadiran layanan EECP ini menjadi salah satu bentuk komitmen Klinik Medika Utama untuk memberikan pilihan terapi pendukung dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan pasien,” ujar dr. FX Retriatmadja.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan terus berkembang. Karena itu, peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Kardiolog) dr. Moh. Afies Sjugiharto, SpJP(K), MMRS, menjelaskan bahwa EECP merupakan terapi non-invasif yang dapat digunakan sebagai terapi pendukung bagi pasien dengan kondisi jantung tertentu.

Terapi ini dilakukan menggunakan manset khusus yang dipasang pada bagian betis, paha, dan tungkai pasien. Manset tersebut kemudian mengembang dan mengempis secara teratur mengikuti siklus denyut jantung.

“EECP bekerja dengan memberikan kompresi secara teratur pada tungkai, paha, dan betis sesuai dengan siklus jantung. Mekanisme tersebut membantu mendorong aliran darah kembali menuju jantung sehingga sirkulasi darah dapat lebih optimal,” jelas dr. Afies.

Dengan metode tersebut, pasien tidak menjalani tindakan pembedahan atau prosedur invasif. Terapi dilakukan dengan menggunakan perangkat EECP sesuai pengaturan dan indikasi medis pasien.

Dr. Afies menambahkan, terapi EECP dapat menjadi bagian dari penanganan pendukung bagi pasien jantung tertentu. Di antaranya membantu mendukung sirkulasi darah, fungsi pembuluh darah, serta kemampuan pasien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Manfaat dan hasil terapi tentu dapat berbeda pada setiap pasien. Karena itu, EECP tidak menggantikan pengobatan utama, tetapi menjadi terapi pendukung yang penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien,” terangnya.

Kehadiran fasilitas EECP di Klinik Medika Utama juga menjadi perhatian tersendiri karena alat terapi EECP tersebut disebut menjadi satu-satunya yang tersedia di wilayah Kediri Raya.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan terapi pendukung untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Peresmian layanan EECP sekaligus menegaskan arah pengembangan Klinik Medika Utama yang tidak hanya berfokus pada ketersediaan fasilitas medis, tetapi juga pengalaman dan kenyamanan pasien.

dr. FX Retriatmadja menegaskan, kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting yang terus dibangun melalui pelayanan profesional dan konsisten.

“Bagi kami, pelayanan kesehatan bukan hanya tentang fasilitas dan tindakan medis. Kenyamanan, keamanan, komunikasi dengan pasien, serta pelayanan yang profesional juga menjadi bagian penting yang terus kami jaga,” katanya.

Dengan hadirnya layanan EECP, Klinik Medika Utama berharap dapat semakin berkontribusi dalam menyediakan pilihan pelayanan kesehatan jantung bagi masyarakat Kediri dan sekitarnya.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini