
JAKARTA, (KUBUS.ID) – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai masalah yang terjadi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena tidak adanya persiapan matang.
“Sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencananya studinya dilakukan dengan proper. Jadi masalah kita adalah ide-ide besar Presiden tidak kita siapkan perencanaannya yang matang, itu salah kita semua,” kata Luhut Binsar Panjaitan.
Luhut menyebut saat ini Dewan Ekonomi Nasional sudah berdiskusi dengan Badan Gizi Nasional untuk perbaikan tata kelola program MBG. DEN, sambung Luhut, sudah berdiskusi dengan BGN hingga memberikan rekomendasi-rekomendasi yang dapat dijalankan.
“Tim dari DEN juga tadi malam diskusi sampai jam berapa itu dengan BGN, dengan Ibu Sari CS, dengan Trenggono kita ada berikan masukan-masukan,” ujar Luhut.
“Karena ini sudah kejadian nggak bisa dipotong begitu saja, karena tadi apa, karena 3T yang dibilang itu ternyata banyak yang nggak benar padahal sudah keluar uangnya. Jadi bagaimana ini ya, kalau mau diributin kan repot, jadi kita harus selalu berpikir cari solusi yang terbaik untuk republik tercinta,” terangnya.
Oleh karena itu, Luhut meminta berbagai pihak tidak terlalu cepat buruk sangka pada program Makan Bergizi Gratis. Luhut optimistis, program MBG yang merupakan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan kelihatan lebih baik dalam satu tahun ke depan.
“Saya kira dalam setahun ke depan akan kelihatan lebih baik. Jadi kita nggak usah terlalu cepat buruk sangka lah mengenai itu,” ucap Luhut.
“Ya memang kemarin kita mungkin kurang, langsung bikin gede tanpa melakukan piloting. Tapi saya berharap sekarang perbaikan-perbaikan yang terjadi,” pungkasnya. (KOMPASTV/far)




























