Beranda Kediri Raya Menanggapi Balita Yang Dibunuh Ibu Kandung dan Ayah Tirinya di Ngasem Kediri,...

Menanggapi Balita Yang Dibunuh Ibu Kandung dan Ayah Tirinya di Ngasem Kediri, Begini Kata Pengamat Sosial

1055

KUBUS.ID – Menanggapi balita yang dibunuh ibu kandung dan ayah tirinya di Ngasem Kediri, menurut Pengamat Sosial sekaligus Dosen Sosiologi dan Wakil Direktur II Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang Prof. Dr. Wahyudi Winaryo, M.Si., bisa dilihat dari 3 hal. Pertama, dilihat dari keluarga sebagai lembaga sosial terkecil di rumah yang harusnya memberikan rasa nyaman, tenang, perlindungan dan mengatur masa depan. Namun hal itu tidak berfungsi dengan baik. Tekanan sosial ekonomi yang dialami keluarga tersebut, membuatnya tidak bisa berfikir jernih.

Kedua, setiap rumah tangga pasti akan menghadapi masalah. Untuk itu, harusnya ada pihak atau lembaga lain yang ikut memikul beban yang mereka alami. Namun, fungsi ini untuk beberapa keluarga tidak berjalan. Diantaranya karena solidaritas sosial yang rendah.

Ketiga, di dalam masyarakat harusnya ada jaring pengaman sosial. Namun sayangnya, dalam kehidupan masyarakat saat ini ada pergeseran. Dari sistem masyarakat yang kekeluargaan dan gotong royong, bergeser ke sistem individualistik dan materialistik. Sehingga antara tetangga tidak punya awareness dan careness.

Kata Wahyudi, kunci dari masalah ini adalah geo sosial budaya. Jika geo sosial budaya dalam lingkungan itu berfungsi dengan baik, maka anggotanya akan bisa keluar dari permasalahan yang dihadapi. Demikian juga sebaliknya.(stm)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini