Beranda Kediri Raya Pemkab Kediri Percepat Revitalisasi Sekolah, Ratusan Ruang Pendidikan Dibangun dan Diperbaiki

Pemkab Kediri Percepat Revitalisasi Sekolah, Ratusan Ruang Pendidikan Dibangun dan Diperbaiki

0

Kediri (KUBUS.ID) – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan melalui percepatan pembenahan sarana dan prasarana satuan pendidikan. Salah satunya dilakukan dengan mengawal program revitalisasi sekolah yang mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Melalui program tersebut, sebanyak 48 sekolah dasar (SD) dari total 115 SD yang menjadi sasaran telah menandatangani kontrak atau perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Revitalisasi juga menyasar 11 SMP dan 10 taman kanak-kanak (TK).

Secara keseluruhan, program revitalisasi mencakup perbaikan 365 ruang pada jenjang SD, 15 ruang SMP, dan 47 ruang TK. Pembenahan tidak hanya menyasar ruang kelas, tetapi juga fasilitas pendukung seperti kamar mandi, ruang guru, hingga ruang kantor.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamad Muhsin mengatakan, pengusulan program revitalisasi diawali dengan pemutakhiran data satuan pendidikan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Pengajuannya berangkat dari Dapodik. Sekolah melakukan pemutakhiran data, kemudian pemerintah daerah melalui dinas pendidikan diberi kesempatan mengusulkan sesuai dengan prioritas dan tingkat kerusakan,” jelas Muhsin.

Setelah usulan diajukan, dilakukan verifikasi dan validasi untuk memastikan kondisi serta tingkat kerusakan bangunan sekolah. Selanjutnya, pemerintah pusat melakukan pemeringkatan untuk menentukan satuan pendidikan yang menjadi prioritas penerima bantuan revitalisasi.

Berdasarkan hasil pendataan, kerusakan bangunan yang cukup banyak ditemukan berada pada bagian atap sekolah. Selain itu, fasilitas sanitasi berupa kamar mandi juga menjadi perhatian karena masih terdapat sekolah yang memiliki jumlah kamar mandi yang belum sebanding dengan jumlah peserta didik.

“Yang banyak itu atap, kemudian kamar mandi. Sebagian besar sekolah kita kamar mandinya tidak sebanding dengan jumlah murid. Kualitas kamar mandi juga perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Pemkab Kediri melalui Dinas Pendidikan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai ketentuan. Masing-masing sekolah ditargetkan menyelesaikan pekerjaan revitalisasi pada akhir tahun, sebagaimana batas waktu yang telah disepakati dalam PKS.

Salah satu contohnya terlihat pada pelaksanaan revitalisasi di SMPN 1 Ngasem. Saat ini, progres pekerjaan di sekolah tersebut telah mencapai sekitar 20 persen. Pelaksanaan pembangunan mengacu pada batas waktu yang ditetapkan, dengan durasi pekerjaan sekitar 105 hari.

Di sisi lain, Pemkab Kediri tidak hanya mengandalkan dukungan pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga menyiapkan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri.

Sedikitnya 165 ruang kelas akan direhabilitasi maupun dibangun sebagai ruang kelas baru melalui dukungan APBD tersebut.

Dengan dukungan dari dua sumber pendanaan, yakni program revitalisasi pemerintah pusat dan APBD Kabupaten Kediri, Pemkab Kediri berupaya mempercepat pemerataan pembenahan fasilitas pendidikan di berbagai jenjang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, layak, dan nyaman sehingga proses pembelajaran bagi peserta didik di Kabupaten Kediri dapat berlangsung secara optimal. (atc/nhd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini