Beranda Jawa Timur Pemkab Kediri Revitalisasi Sekolah, Dorong Kenyamanan Belajar dan Prestasi Siswa

Pemkab Kediri Revitalisasi Sekolah, Dorong Kenyamanan Belajar dan Prestasi Siswa

2

Pemerintah Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah. Perbaikan tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal.

Revitalisasi sekolah menjadi bagian dari upaya Pemkab Kediri dalam memastikan peserta didik mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Dengan kondisi bangunan yang semakin baik, siswa diharapkan lebih nyaman mengikuti pembelajaran sehingga mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Selama proses revitalisasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah tetap berjalan. Pengaturan pembelajaran dilakukan dengan sistem bergantian untuk menyesuaikan kondisi sekolah selama pengerjaan berlangsung.

Kepala SMPN 1 Ngasem, Berdi Prayitno, mengatakan kegiatan pembelajaran untuk siswa kelas VII dan VIII selama revitalisasi dilaksanakan secara bergantian. Dalam satu pekan siswa mengikuti pembelajaran pada pagi hari, kemudian pekan berikutnya masuk pada siang hari.

“Selama proses revitalisasi, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Untuk kelas VII dan VIII kami menerapkan sistem bergantian, satu minggu masuk pagi dan satu minggu berikutnya masuk siang,” ujar Berdi.

Menurutnya, revitalisasi memberikan dampak positif terhadap kondisi sarana pendidikan. Gedung sekolah yang sebelumnya mengalami sejumlah kerusakan kini diperbaiki sehingga diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih nyaman bagi siswa.

“Kami berharap setelah revitalisasi ini kondisi gedung menjadi semakin bagus. Anak-anak juga semakin senang dan nyaman mengikuti proses pembelajaran, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung lebih maksimal,” katanya.

Berdi menjelaskan, sebelum revitalisasi dilakukan, proses pembelajaran di sekolah tetap berlangsung sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Para guru tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Namun, dari sisi kenyamanan, kondisi fisik bangunan masih memiliki sejumlah kekurangan. Beberapa bagian bangunan mengalami kerusakan, di antaranya lantai yang retak serta bagian atap yang kondisinya sudah kurang baik.

“Selama ini proses pembelajaran sebenarnya tetap berjalan sesuai standar dan guru tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Hanya saja dari sisi kenyamanan memang masih ada kekurangan karena kondisi fisik bangunan sudah mengalami beberapa kerusakan,” jelasnya.

Dengan adanya program revitalisasi yang didorong Pemerintah Kabupaten Kediri, pihak sekolah berharap peningkatan sarana dan prasarana tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekolah.

“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap sarana dan prasarana sekolah semakin layak dan nyaman. Pada akhirnya, kondisi tersebut bisa mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi anak-anak,” pungkas Berdi.(atc/rif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini