Beranda Kediri Raya Pemkab Kediri Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Surat, 180...

Pemkab Kediri Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Surat, 180 KK Terdampak

5160

KEDIRI, KUBUS.ID – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus merespons kebutuhan dasar masyarakat di tengah berkurangnya debit sumber air. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Kediri telah melakukan dropping sebanyak 15.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan kondisi yang terjadi di Desa Surat bukan merupakan kekeringan ekstrem. Berkurangnya ketersediaan air lebih disebabkan debit sumber air yang mengalami penurunan.

“Ini bukan kekeringan ekstrem, tetapi lebih kepada berkurangnya debit air dari sumber. Pembagian air melalui jaringan pipa juga dilakukan secara bergiliran,” ujar Ariyanto.

Di Desa Surat, sekitar 180 kepala keluarga atau 500 jiwa terdampak berkurangnya pasokan air bersih. Bantuan air yang disalurkan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, khususnya konsumsi.

Sementara untuk kebutuhan lainnya, masyarakat masih mendapatkan pasokan yang relatif mencukupi. Karena itu, BPBD belum dapat memastikan sampai kapan dropping air bersih akan dilakukan.

“Untuk dropping berikutnya kami menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan debit air bersih di Dusun Banyu Urip. Karena kebutuhan utama yang dipasok adalah untuk kebutuhan dasar air bersih rumah tangga,” jelasnya.

Ariyanto menegaskan, Desa Surat juga bukan wilayah dengan kondisi kekurangan air bersih paling parah di Kabupaten Kediri. Kondisi yang terjadi saat ini masih berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akibat menurunnya debit sumber air.

Pemkab Kediri melalui BPBD terus memantau perkembangan kondisi sumber air dan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Selain Desa Surat, BPBD Kabupaten Kediri juga telah menyiapkan penyaluran air bersih ke wilayah lainnya. Salah satunya Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, yang dijadwalkan mulai mendapatkan dropping air bersih pada awal Oktober.

“Kami terus melakukan pemantauan. Untuk wilayah lain, seperti Desa Ponggok Kecamatan Mojo, dropping air bersih dijadwalkan mulai awal Oktober,” terang Ariyanto.

Pemkab Kediri memastikan penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi di lapangan, terutama dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber air dan kebutuhan masyarakat.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berupaya menjaga agar berkurangnya debit sumber air tidak sampai mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar warga.(atc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini