Tulungagung (KUBUS.ID) – Satu ekor sapi Bantuan Presiden (Banpres) jenis limousin diserahkan oleh Plt Bupati Tulungagung kepada pengurus Masjid Syariful Muttaqin, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, siang ini (26/5).
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan bahwa dirinya hadir di lokasi untuk mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam menyerahkan hewan kurban tersebut kepada masyarakat.
“Hari ini saya mewakili Pak Presiden Republik Indonesia untuk menyerahkan bantuan kemasyarakatan, yaitu berupa sapi, kepada Takmir Masjid Syariful Muttaqin, Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung,” ujarnya.
Ahmad Baharudin menjelaskan bahwa sapi kurban bantuan presiden tersebut merupakan jenis limousin yang dibeli dari peternak lokal di Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo melalui Sekretariat Negara seharga Rp 132 juta. Sapi berukuran besar itu memiliki bobot total mencapai 1,1 ton.
Terkait pemilihan lokasi penyerahan di wilayah Kecamatan Boyolangu, Ahmad Baharudin menyebutkan bahwa pendistribusian hewan kurban dari pemerintah sengaja dilakukan secara bergilir setiap tahun agar terjadi pemerataan di berbagai wilayah.
“Kita nanti di kota kan sudah mendapatkan banyak daging kurban dari Pemerintah Kabupaten. Jadi kita bagi bergantian setiap tahun,” katanya.
Selain di Masjid Syariful Muttaqin Boyolangu, pemerintah daerah juga memfasilitasi penyerahan hewan kurban ke sejumlah organisasi keagamaan dan lembaga kemasyarakatan yang tersebar di wilayah Tulungagung.
“Tadi ada di MUI, MWC NU dan PCNU, dan ada di lembaga Muhammadiyah dan LDII,” ucapnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Tulungagung, M Makrus Mannan menerangkan bahwa total hewan kurban jenis sapi yang dikelola dan disalurkan oleh Pemkab Tulungagung kepada masyarakat pada perayaan Idul Adha tahun ini mencapai 27 ekor.
Seluruh bantuan tersebut murni berupa sapi jenis simental serta limousin, dan tidak ada pengadaan untuk kurban kambing.
“Dari Pak Agus (DPKH) itu ada 8 ekor. Kalau dari yang lain dari Baznas. Oh, yang lain dari Baznas. Jadi keseluruhan 27,” terangnya.
Di sisi anggaran, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Tulungagung, Agus Suswantoro memaparkan bahwa pembiayaan untuk pengadaan sebagian hewan kurban tersebut bersumber dari anggaran daerah yang dikelola oleh dinasnya.
“Kalau yang di pemkab yang kita kelola yang di Dinas Peternakan itu sebesar Rp 338 juta,” jelasnya.
Agus Suswantoro menambahkan bahwa penyerapan dana ratusan juta rupiah tersebut digunakan untuk membiayai pengadaan delapan ekor sapi kurban yang disalurkan melalui Pemkab Tulungagung. (dit/nhd)































