Kediri (KUBUS.ID) – Pemerintah Kota Kediri terus mendorong aparatur sipil negara (ASN) beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pekerjaan agar lebih cepat, efektif, dan efisien.
Upaya tersebut diwujudkan Pemkot Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) dengan menggelar pelatihan pemanfaatan AI bagi karyawan di lingkungan Disperdagin. Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Disperdagin Kota Kediri dengan menghadirkan Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai narasumber.
Kepala Disperdagin Kota Kediri Bagus Alit mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi digital sekaligus kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai pekerjaan administratif yang bersifat rutin, mulai dari penyusunan surat, pembuatan dokumen hingga kebutuhan pekerjaan lainnya.
“Pemanfaatan AI bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran ASN, namun membantu menyederhanakan pekerjaan yang bersifat rutin. Dengan demikian, ASN dapat lebih fokus pada ide, gagasan, analisis dan pengambilan keputusan,” terangnya.
Bagus menambahkan, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi ASN di tengah pesatnya transformasi digital. Pemanfaatan AI secara tepat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil pekerjaan.
“Dengan teman-teman yang semakin melek AI, harapannya pekerjaan menjadi lebih efisien, bisa lebih cepat, dan hasilnya juga lebih optimal,” tambahnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai konsep dasar dan manfaat AI, tetapi juga diajak melakukan praktik secara langsung. Salah satu materi yang diberikan yakni teknik prompting, yaitu cara menyusun instruksi secara tepat agar AI dapat menghasilkan keluaran sesuai kebutuhan.
Pelatihan tersebut menyasar seluruh karyawan di lingkungan kantor Disperdagin Kota Kediri dan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.00-10.30 WIB, kemudian dilanjutkan sesi kedua pukul 10.30-12.00 WIB.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Kediri berharap pemahaman ASN terhadap teknologi AI semakin meningkat dan dapat diterapkan secara langsung dalam pekerjaan. Pemanfaatan teknologi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari proses transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Pemanfaatan AI dapat menjadi bagian dari upaya transformasi digital dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. ASN diharapkan tidak hanya mengenal AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara tepat, efektif, dan bertanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan tugas,” pungkasnya.(atc)































