KEDIRI, (KUBUS.ID) – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan Polres Kediri. Di tengah berkurangnya pasokan air akibat musim kemarau, jajaran Polres Kediri membangun sumur bor di lingkungan Yayasan Syafaat Yatim Dhuafa, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jumat (25/9/2026).
Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif, S.H., S.I.K., M.Si., hadir langsung bersama jajarannya dalam kegiatan tersebut. Pembangunan sumur bor ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi aktivitas sehari-hari di lingkungan yayasan.
Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Kapolsek Pagu, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
AKBP Latif menegaskan, bantuan sosial yang diberikan kepolisian tidak harus selalu dalam bentuk barang yang langsung habis digunakan. Menurutnya, fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan warga.
“Bantuan yang diberikan harus melihat kebutuhan di lapangan. Ada yang membutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari, ada juga fasilitas yang bisa digunakan bersama seperti sumur bor ini,” jelas AKBP Latif.
Selain membangun sumur bor, Polres Kediri juga menyalurkan puluhan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa di Yayasan Syafaat Yatim Dhuafa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan penerima manfaat sekaligus memperkuat kepedulian sosial kepolisian terhadap masyarakat.
Menurut AKBP Latif, keberadaan sumur bor menjadi semakin penting ketika musim kemarau menyebabkan ketersediaan air di sejumlah wilayah mengalami penurunan. Sumber air alternatif dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas masyarakat dan pertanian.
“Saat kemarau, sumur bor bisa membantu ketika ketersediaan air mulai berkurang. Di Kabupaten Kediri, sumber air seperti ini juga dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pertanian,” ujar AKBP Latif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri berupaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya bersifat sesaat. Sumur bor diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air di lingkungan yayasan, sementara bantuan sembako dapat langsung membantu kebutuhan pangan anak yatim dan dhuafa.
Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kediri untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan melihat secara langsung kebutuhan warga di lapangan dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kondisi yang dihadapi.(atc/stm)































