Beranda Kediri Raya PT SGN Perkuat KDKMP di Kabupaten Kediri

PT SGN Perkuat KDKMP di Kabupaten Kediri

3

KEDIRI, (KUBUS.ID) – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) terus mendorong penguatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kediri. Melalui peninjauan di tujuh titik koperasi, SGN bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait melihat kesiapan operasional, ketersediaan barang, sarana distribusi, hingga perkembangan transaksi guna mendukung pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

Peninjauan dimulai dari KDKMP Desa Tiru Kidul, kemudian berlanjut ke Desa Besuk, Desa Turus, dan Desa Bogem di Kecamatan Gurah, serta Desa Tulungrejo dan Desa Sumberbendo di Kecamatan Pare. Kegiatan ini dihadiri Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Erwin Dwiyana, Direktur Bisnis PTPN Group Riyanto Wisnuardhy, Direktur Hubungan Kelembagaan PT SGN M. Fakhrur Rozi, serta Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi potensi pengembangan usaha koperasi, terutama dalam memperkuat distribusi kebutuhan pokok agar lebih mudah dijangkau masyarakat dengan harga kompetitif. Selain itu, KDKMP berpeluang menjadi saluran pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sehingga mampu memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa.

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri gula, PT SGN melihat peluang sinergi antara sektor produksi dan jaringan distribusi koperasi. Kabupaten Kediri memiliki tiga pabrik gula dalam ekosistem PTPN yang berpotensi mendukung ketersediaan komoditas gula di wilayah tersebut.

Penguatan operasional KDKMP diharapkan dapat membantu memperpendek rantai pasok, meningkatkan efisiensi distribusi, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa. Dengan pengelolaan yang optimal, koperasi tidak hanya menjadi tempat pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat berperan dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.

Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Erwin Dwiyana, menekankan pentingnya peran koperasi dalam memangkas rantai distribusi agar kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga lebih terjangkau.

“Koperasi diharapkan mampu memangkas rantai pasok agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” ujar Erwin.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan PT SGN, M. Fakhrur Rozi, menyampaikan bahwa produksi gula di lingkungan PTPN menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui jaringan koperasi. Menurutnya, keberadaan tiga pabrik gula di Kabupaten Kediri membuka peluang sinergi dalam pengembangan distribusi komoditas tersebut.

“Produksi gula PTPN sendiri sangat berpotensi untuk mendukung kebutuhan masyarakat melalui KDKMP. Di Kabupaten Kediri sendiri ada tiga pabrik gula,” ujar Rozi.

Rozi juga menyoroti harga gula di pasaran yang berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp19.000. Namun, skema penyaluran dan penetapan harga melalui KDKMP masih memerlukan pembahasan lebih lanjut agar pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal.

“Di pasaran, saya melihat harga gula sudah berkisar Rp18.000 sampai Rp19.000. Namun untuk penyaluran melalui KDKMP, skemanya masih perlu dibahas lebih lanjut,” ujar Rozi.

Sementara itu Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa atau yang akrab disapa Mbak Dewi, mewakili Bupati Kediri menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mendukung program prioritas Presiden RI, termasuk penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Koperasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperluas pemasaran produk lokal.

“Kami berharap KDKMP bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun memasarkan produk unggulan desa,” ujar Mbak Dewi.

Mbak Dewi menambahkan melalui sinergi antara PT SGN, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, KDKMP di Kabupaten Kediri diharapkan semakin berkembang sebagai penggerak ekonomi Desa. Keberadaannya diharapkan mampu mendekatkan akses kebutuhan pokok, memperluas pasar UMKM, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pesan untuk masyarakat, belanja lebih dekat dan lebih murah di KDKMP yang ada di desanya masing-masing,” pungkas Mbak Dewi. (sof/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini