Beranda Nasional Istana Tegaskan MBG Tetap Lanjut, Tata Kelola Bakal Dievaluasi!

Istana Tegaskan MBG Tetap Lanjut, Tata Kelola Bakal Dievaluasi!

61
source: ugm.ac.id

KUBUS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal tetap berlanjut. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah berkomitmen penuh melanjutkan Program MBG, komitmen ini disampaikan di tengah proses pembenahan internal yang sedang berlangsung di Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, perubahan pimpinan dan langkah hukum yang berjalan saat ini menjadi bukti nyata pemerintah bersikap responsif dan transparan. Dia juga menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap masalah yang terjadi.

“Pergantian pimpinan BGN dan proses hukum yang saat ini berjalan menunjukkan pemerintah tidak menutup mata terhadap masalah yang terjadi. Pemerintah memiliki keberanian untuk melakukan evaluasi, memperbaiki kelemahan, dan membenahi tata kelola program agar semakin baik ke depan,” kata Dudung dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Dudung memastikan kendala internal tidak akan menghentikan program yang menjadi hajat hidup orang banyak ini. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas agar pemenuhan gizi masyarakat kelompok rentan tidak terganggu.

“Presiden memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan, karena program ini menyangkut kebutuhan dasar rakyat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan. Kita tidak boleh berhenti hanya karena ada masalah, tetapi justru harus belajar dari masalah itu, memperbaiki sistemnya, dan memastikan manfaat program tetap sampai kepada masyarakat,” tegas Dudung.

Pihaknya pun telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hasil pantauan langsung di lapangan, Dudung menemukan banyak satuan pelayanan yang sudah mengadopsi standar operasional dengan sangat baik.

KSP menemukan adanya SPPG yang telah berjalan sesuai standar, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan makanan, keamanan pangan, ketepatan distribusi, hingga pelayanan kepada penerima manfaat.

“SPPG yang sudah sesuai standar ini dapat dijadikan percontohan, agar praktik baik di lapangan bisa direplikasikan di daerah lain, tentu dengan tetap menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah,” jelas Dudung.

Dia menambahkan, saat ini pelaksanaan program di tingkat bawah sudah mulai diperbaiki dengan sistem pengawasan yang jauh lebih ketat, bersih, transparan, dan terukur.Guna memastikan akuntabilitas program, KSP membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut serta melakukan pengawasan. Hal ini penting agar program tidak sekadar mengejar target kuantitas semata.

Dudung menambahkan, pemerintah memprioritaskan agar distribusi makanan bergizi ini menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan, termasuk di wilayah terluar. (detik-stm)

Copy: detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini