Beranda Kediri Raya Anggaran Kampus Hanya 18 Persen dari APBN, Rektor ITB Bandingkan dengan China...

Anggaran Kampus Hanya 18 Persen dari APBN, Rektor ITB Bandingkan dengan China yang Capai 80 Persen

0
Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T Rektor ITB periode 2025-2030. (Foto. ftmd.itb.ac.id)

JAKARTA, (KUBUS.ID) – Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara curhat terkait anggaran kampus. Dia menyebut Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hanya 18 persen.

Hal tersebut diungkapkan Tatacipta saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI dengan sejumlah rektor perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Dari anggaran APBN tahunan ITB itu, APBN 18 persen mendukungnya,” kata Tatacipta dikutip dari YouTube TV Parlemen pada Minggu (05/07/2026).

Artinya, negara hanya berkontribusi tidak sampai dari seperempat anggaran operasional ITB. Lebih banyak dari Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari mahasiswa, dan didominasi upaya sendiri.

“UKT-nya 26 persen, jadi 56 persen itu upaya sendiri,” ujarnya.

Anggaran yang lebih dari separuh tersebut, berasal dari sejumlah upaya lain. Seperti menjalin kerja sama.

“Jadi 56 persen itu adalah upaya kerja sama DLL begitu,” terang Tatacipta.

“Jadi, ini sudah sangat berat,” sambung Tatacipta.

Tatacipta membandingkan dengan negara tetangga lain. Seperti Universitas Malaysia yang mencapai 45 persen APBN. Bahkan, untuk China mencapai 80 persen.

“Kalau kita bandingkan Universitas Malaysia APBN itu 45 persen, China tadi 70 persen, 80 persen begitu ya,” imbuhnya.

Menurutnya, sistem di Indonesia seperti di Amerika. Porsi APBN hanya sedikit dalam operasional kampus.

“Yang kisarannya belasan 20 persen itu adalah Universitas Negeri di Amerika. Jadi kita ikut sistem Amerika gitu ya,” ucapnya.

Di sisi lain, jika dibandingkan dengan Universitas Nasional Singapura dan Universitas Teknologi Nangyang, anggaran ITB 10 kali lipat di bawahnya. Sementara itu, anggaran negara mencapai separuhnya.

“Kalau sistem NUS NTU itu budgetnya kurang lebih mungkin 10 kalinya ITB. Separuhnya dari pemerintah Singapura,” pungkasnya. (far) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini