KEDIRI, KUBUS.ID – Duta wisata masa kini dituntut tak hanya pandai berpose, tetapi juga cakap menyuarakan gagasan. Prinsip ini dibuktikan oleh sepuluh pasang finalis Duta Wisata Panji Galuh Kota Kediri 2026 saat berkunjung ke markas ANDIKA Media hari ini, Selasa (18/8).
Didampingi panitia dan Ikatan Panji Galuh, para finalis mendapat pembekalan dari Station Manager ANDIKA Media, Adnan Raharja. Fokus utamanya, pemanfaatan literasi digital dalam membangun kampanye sustainability (keberlanjutan) pariwisata Kota Kediri.
“Anak muda seperti kalian, para finalis Panji Galuh ini memegang peran kunci dalam memperkuat literasi digital masyarakat serta mempromosikan potensi lokal Kota Kediri, misalnya kuliner hingga destinasi kreatif secara bijak dan positif di ruang digital,” pesan Adnan
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Salah satu peserta, Panji Maulana, mengaku penasaran dengan alur kerja redaksi dalam menyaring berita.
“Bagaimana sebenarnya alur tim ANDIKA Media dalam mengolah informasi publik, sehingga bisa memastikan bahwa informasi tersebut benar-benar valid?” tanya Maulana.
Menanggapi hal itu, Adnan menjelaskan bahwa tim redaksi selalu menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara ketat. Hal ini dilakukan agar setiap informasi yang didistribusikan terjamin keabsahannya dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami menerapkan proses verifikasi berlapis di redaksi. Setiap berita wajib melalui cek fakta yang ketat sebelum diterbitkan agar masyarakat menerima informasi yang akurat,” ujar Adnan.
Pengalaman berharga berlanjut saat perwakilan finalis, Panji Jimmy dan Galuh Ariel, ditantang menyampaikan gagasan mereka secara live melalui siaran Radio ANDIKA yang dipandu Hilman Setiawan.
Rombongan kemudian mengakhiri kunjungan dengan melihat langsung dinamika tim redaksi di Newsroom dalam menyaring dan mengolah informasi publik secara bertanggung jawab.(adr)






























