Beranda Kediri Raya Bupati Kediri Salurkan 216 Alsintan dan Percepat Pembangunan 532 Sumur Submersible

Bupati Kediri Salurkan 216 Alsintan dan Percepat Pembangunan 532 Sumur Submersible

918

KEDIRI, (KUBUS.ID) – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Melalui berbagai program strategis di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Kediri menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan), mempercepat pembangunan ratusan sumur submersible, serta memperluas perlindungan sosial bagi para pelaku usaha pertanian guna menghadapi tantangan musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada 2026, yang bertempat di halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian, Pemkab Kediri menyerahkan sebanyak 216 unit alat dan mesin pertanian beserta sarana irigasi perpompaan kepada kelompok tani. Bantuan tersebut meliputi 22 unit traktor roda empat, 23 unit traktor roda dua, 23 unit rice transplanter, dua unit kultivator, satu unit drone pertanian, dua unit alat pascapanen kopi, serta 143 unit irigasi perpompaan.

Selain bantuan alsintan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyerahkan sertifikat Corporate Social Responsibility (CSR) pembangunan 25 unit sumur submersible dari tujuh perusahaan yang telah direalisasikan sepanjang 2025. Kolaborasi dengan dunia usaha tersebut menjadi bagian dari sinergi memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada gula di Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan, berbagai bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bantuan alsintan ini bukan sekadar untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Satu unit traktor roda empat maupun roda dua dapat dioperasikan oleh dua hingga tiga orang. Artinya, selain mendukung sektor pertanian, bantuan ini juga mampu membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujar Mas Dhito.

Untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, Dinas Pertanian Kabupaten Kediri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui penerapan aplikasi e-Star, yang mempermudah petani dalam mengajukan pupuk bersubsidi. Melalui sistem tersebut, petani cukup mengisi formulir di desa yang diketahui penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan kepala desa sebelum dikirim secara digital. Proses verifikasi ditargetkan dapat diselesaikan dalam hari yang sama sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Di sisi lain, Dinas Pertanian juga telah melakukan verifikasi terhadap 221 unit pompa air bantuan yang sebelumnya diterima kelompok tani. Seluruh pompa dipastikan dalam kondisi siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi selama musim kemarau.

Tak hanya itu, percepatan pembangunan 532 titik sumur submersible menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri pada 2026. Pemkab juga tengah menyiapkan dokumen pengajuan tambahan pembangunan 339 titik sumur submersible kepada pemerintah pusat agar memperoleh dukungan pendanaan dari kementerian terkait.

Mas Dhito menilai keberadaan sumur submersible menjadi infrastruktur penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau.

“Kita ingin memastikan petani tetap bisa berproduksi meski menghadapi musim kemarau yang lebih panjang. Karena itu, pembangunan sumur submersible terus dipercepat agar kebutuhan air irigasi dapat terpenuhi dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” tegasnya.

Sebagai bentuk perlindungan bagi para pekerja di sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Kediri juga mendorong seluruh operator alsintan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan jaminan sosial bagi para operator sekaligus memperkuat ekosistem pertanian yang produktif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, Bupati Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam membangun sektor pertanian yang semakin modern, tangguh, serta mampu menopang ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kediri.(atc/stm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini