KEDIRI, (KUBUS.ID) – Dinas Perhubungan Kota Kediri terus berupaya menjaga kualitas pelayanan transportasi umum dengan memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi sebagaimana mestinya. Salah satu perhatian yang menjadi fokus adalah keberadaan halte yang masih dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan oleh pedagang kaki lima maupun kondisi halte yang tertutup pepohonan sehingga berpotensi mengganggu operasional bus.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, mengatakan pihaknya telah mengambil berbagai langkah preventif agar halte tetap dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya sebagai tempat naik dan turun penumpang. Menurutnya, keberadaan halte yang bersih, aman, dan bebas hambatan sangat penting untuk mendukung kelancaran layanan angkutan umum maupun bus sekolah.
“Kami sudah mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan halte untuk berjualan karena halte merupakan fasilitas umum. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Satpol PP agar saat patroli dapat memberikan imbauan kepada para pedagang. Harapan kami, masyarakat dapat bersama-sama menjaga fungsi halte agar pelayanan bus, termasuk bus sekolah, dapat berjalan secara optimal,” ujar Arif Cholisudin.
Selain melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Dinas Perhubungan Kota Kediri juga memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk menjaga ketertiban fasilitas publik. Sinergi bersama Satpol PP diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak memanfaatkan halte di luar fungsi utamanya.
Tak hanya persoalan aktivitas berdagang, Dishub juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fisik halte, termasuk keberadaan pepohonan yang menutupi area halte dan dapat mengganggu akses maupun visibilitas bus saat berhenti. Penataan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna.
“Kami juga mengajak peran aktif warga untuk segera melapor kepada kami atau pihak berwenang jika melihat fasilitas halte yang rusak atau disalahgunakan. Partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam merawat aset pemerintah ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh kita semua,” tambah Arif Cholisudin.
Melalui langkah pembinaan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Dinas Perhubungan Kota Kediri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum. Dengan halte yang tetap bersih dan berfungsi sebagaimana mestinya, pelayanan transportasi publik di Kota Kediri diharapkan semakin optimal serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh penumpang. (sof/stm)































